blog counter

Hot News


Opini


    Hoaks di Sosmed Sering Terjadi Luar Ekspetasi

    ADIKARYA PARLEMEN

    • Kamis, 29 Desember 2022 | 18:16:00 WIB
    • 0 Komentar


    Hoaks di Sosmed Sering Terjadi Luar Ekspetasi

     

    JuaraNews, Sumedang –   Komisi I DPRD Jawa Barat mengunjungi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumedang.  Kunjungan dimaksudkan untuk membahas dan memastikan fungsi sapu bersih Berita Bohing atau Saber Hoaks di Sumedang berjalan optimal.

     

    Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat Yosa Octora Santono mengatakan dia dan rekan-rekannya di Komisi I menyaksikan betul bagaimana masyarakat Sumedang sangat aktif berinternet, khususnya bermedia sosial.

     

    Namun, suatu hal miris terjadi. Hal-hal di luar ekspektasi, seperti kabar-kabar yang belum tentu kebenarannya, malah tak jarang diyakini sebagai kebenaran oleh pengguna media sosial di Sumedang.

     

    "Masyarakat Sumedang yang sangat aktif dan kadang tidak ada barrier (pembatas) maka terjadi hal yang di luar ekspektasi. Kami hadir sebagai bagian dari solusi," kata Yosa kepada wartawan, Minggu (28/8/2022).

     

    Anggota Fraksi Partai Demokrat ini mengatakan bahwa mencegah kabar bohong beredar adalah tugas bersama semua elemen, termasuk menjadi tanggung jawab tokoh-tokoh masyarakat. "Hoaks bisa menyebabkan kegiatan reaktif. Itu harus dicegah," katanya.

     

    Komisi I DPRD Jawa Barat, katanya, menyerap informasi dari pejabat-pejabat Diskominfo di Sumedang tentang hal-hal yang masih dianggap sebagai kendala dalam menjalankan fungsi Saber Hoaks.

     

    Di Sumedang, sudah banyak aplikasi yang digunakan untuk mencegah hoaks. Namun menurut Yosa, secara umum di Jawa Barat, daerah-daerah yang telah menggunakan aplikasi belum bisa serentak. "Saran kami ada mindset yang sama, sistem yang sama. Fasilitas command center kan sudah ada di setiap daerah di Jawa Barat," katanya.

     

    Namun, dia sendiri memuji sistem yang diterapkan di Diskominfo Sumedang, selain juga penyajian counter terhadap hoaks baik dan gampang dicerna. "SDM di Sumedang juga cukup mumpuni, tinggal kurang sedikit-sedikit saja, misalnya faktor penunjang. Teknologi Informasi itu kan selalu berubah mengikuti zaman, belum tentu sekarang bagus, sebulan ke depan masih bagus," katanya.

     

    Komisi I DPRD Jawa Barat mendorong penyelesaian-penyelesaiaan hal-hal yang dianggap kurang itu. Yosa mengatakan, jika solusinya tak ditemukan di tataran Kabupaten, maka bisa ditarik ke tataran Provinsi Jawa Barat. "Yang bagus pertahankan dan tingkatkan, yang kurang perbaiki," katanya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Hoaks di Sosmed Sering Terjadi Luar Ekspetasi
    Yosa Octora: Citra Bakti DPRD Jabar Pantau Pembangunan di Jabar
    Toto Minta OPD Pemprov Jabar Manfaatkan Anggaran Penanganan Stunting
    Toto Purwanto Sandi Ajak Masyarakat Cegah Stunting
    Yosa Octora: Perda Desa Wisata untuk Pemberdayaan Masyarakar
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads