Hot News


Inspirasi


    Pengolahan Sampah Menjadi Briket di Nambo Terkendala Belum Adanya Investor

    • Sabtu, 14 November 2020 | 08:42:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pengolahan Sampah Menjadi Briket di Nambo Terkendala Belum Adanya Investor

    JuaraNews, Bandung - Pengolahan sampah menjadi briket di TPA Nambo terkendala disebabkan belum adanya investor. Hal itu diutarakan oleh Anggota Komisi IV DPRD Jabar Kusnadi.

     

    "Kita sekarang sedang mencari investor, tadinya akan dibuat sampah itu oleh Thailand berupa briket. Sampai hari ini kita belum memiliki Investor lagi, " terangnya. Sabtu (14/11/2020).

     

    Dia menuturkan bahwa pengolahan di Nambo cukup bagus, bahkan jangkauannya sampai ke daerah Bekasi.

     

    "Padahal nambo cukup bagus bisa menangani sampai Bogor dan sekitarnya, bahkan sampai ke Bekasi juga bisa di Nambo," tuturnya.

     

    Kusnadi berharap adanya investor yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Sebab jika sampah itu tidak diolah hanya akan menghasilkan limbah bisa.

     

    "Kedepannya tergantung investor Karena sampah Kalau tidak diolah juga numpuk dan menjadi masalah. Kemarin sudah senang ada dari Thailand Nantinya sampah bisa tertangani menjadi briket tidak menjadi limbah bias," pungkas Kusnadi (*)

    Oleh: alvian hamzah / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Lahan Pertanian  Semakin Sempit, Pengembangan Pertanian Hadapi Tantangan Berat
    Yod Mintaraga Jadi ‘Ema-ema Pedagang Sorabi”, Mau Hadir di Kampanye Pilkada Tasikmalaya
    Masuki Musim Penghujan, Kusnadi Minta Sinergitas Antar Dinas Untuk Antisipasi Bencana Alam
    Anggota Komisi IV, Usulkan Pembenahan Irigasi untuk Penguatan Ekonomi Pertanian
    Legislator: DPRD Jabar Selalu Terbuka Untuk Masyarakat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads