blog counter

Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Dukung Pemekaran Kab. Tasikmalaya, Yosa Sebut Pemerkaran Daerah di Jabar tak Pernah Gagal

    • Kamis, 13 Januari 2022 | 21:22:00 WIB
    • 0 Komentar


    Dukung Pemekaran Kab. Tasikmalaya, Yosa Sebut Pemerkaran Daerah di Jabar tak Pernah Gagal

    JuaraNews, Bandung – Warga Tasikmalaya Selatan menyampaikan aspirasinya untuk membentu wilayah otonom sendiri, yakni Kabupaten Tasikmalaya Selatan. Aspirasi disampaikan warga yang tergabung dalam Presidium Tasela dalam audiensi dengan Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, belum lama ini.

     

    Dalam kesempatan audiensi tersebut Tasela menginginkan adanya pemekaran bagi wilayah Tasikmalaya Selatan. Tasela menilai, dengan pemekaran wilayah tersebut diharapkan memberikan dampak-dampak positif salah satunya meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di daerah Tasikmalaya Selatan.

     

    Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Yosa Octora Santono menyebutkan, pihaknya mengapresiasi dan mendukung aspirasi Tasela tersebut. Ia mengatakan, wilayah Jabar Selatan memerlukan pemekaran wilayah agar perekonomian berkembang secara merata dan meningkatkan pelayanan publik menjadi lebih baik.

     

    "Komisi I mendukung pemekaran di wilayah Jabar Selatan ini. Ini akan menjadi sebuah solusi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Yosa, Kamis (13/1/2022).

     

    Ia mengatakan, beberapa catatan penting pemekaran di Jabar yang terbilang sukses. Seperti pemekaran Kabupaten Pangandaran, yang sejak diberlakukan hingga kini terus mengalami peningkatan. Sehingga hal itu mendapat kepercayaan dan kredit poin yang positif dari pemerintah pusat.  "Pemekaran di Jabar ini kan bisa dibilang tidak pernah gagal, Pangandaran dan Bandung Barat misalnya," katanya.

     

    Sisi lain, katanya, warga Jabar terkenal dengan kearifan lokalnya yang rukun, guyub, sauyunan silih asih silah asah dan silih asuh. Sehingga untuk realisasinya tetap harus menunggu dicabutnya moratorium untuk daerah otonomi baru.

     

    Jika sudah diterapkan,ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Regulasi dan peraturan pun harus disiapkan secara matang oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten induk.

     

    "Kami menyambut baik dalam hal ini pemerintah kabupaten dan DPRD Kabupaten Tasikmalaya sudah menyetujui," tandasnya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Booster Diutamakan Nakes, Toto: Semoga Penanganan Covid-19 Berjalan Lebih Maksimal
    DPRD Jabar dukung Adanya Sentral Vakisinasi Covid-19
    Toto: DPRD Jabar Selalu Bantu Percepatan Vaksinasi Booster
    Toto Purwanto Sandi: Vaksinasi Booster Diutamakan untuk Nakes
    Toto: Empat Pilar Kebangsaan Memperkuat Kesatuan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads