Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    DPRD Jabar Tak Bosan Ingatkan Pembangunan Pemukiman Harus Perhatikan Resapan Air



    DPRD Jabar Tak Bosan Ingatkan Pembangunan Pemukiman Harus Perhatikan Resapan Air
    Anggota Komisi IV DPRD, Kusnadi (dok: JuaraNews)

    JuaraNews, Bandung - DPRD Jabar sering kali mengingatkan terkait pembangunan pemukiman masyarakat perlu memperhitungkan resapan air serta Ruang Terbuka Hijau (RTH). Hal tersebut menjadi penting untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam banjir maupun tanah longsor.


    Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Kusnadi mengungkapkan, para pengembang harus mengindahkan faktor lingkungan ketika mendirikan pemukiman warga. Selain itu, harus memerhatikan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) yang tidak boleh diganggu.


    "Saluran air mau dibuang ke mana dan harus memadai. Volumenya harus diperhitungkan. Kemudian jangan main tebang saja," ungkapnya, Rabu (24/3/2021).


    Menurutnya, pembangunan pemukiman angkanya sudah jelas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jabar. Selain itu, ia juga mengingatkan tentang pentingnya Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).


    "Sepanjang hal itu tidak dilanggar akan aman. Meskipun itu semua (bencana) di luar kehendak," tuturnya.


    Kusnadi menjelaskan, koefisien dasar bangunan terdapat di Perda Nomor 2 Tahun 2016 Perda tentang Pedoman Pengendalian Kawasan Bandung Utara (KBU) sebagai kawasan strategis Provinsi Jabar. Dalam Perda tersebut telah diatur terkait pembangunan pemukiman, jika terdapat luas tanah 100 m² yang diperbolehkan didirikan bangunan hanya 20 m² saja.


    "Itu 20 persen saja. Sedangkan sisanya harus dijadikan RTH," jelasnya.


    Jika hal tersebut tidak diterapkan akan berakibat fatal bagi lingkungan sekitar, seperti banjir ke di wilayah yang berada di bawah pemukiman. Hal tersebut seharusnya dihindari dan disadari oleh semua pihak.


    Oleh karena itu, DPRD Jabar meminta kepada yang pihak perizinan agar tidak sembarangan memberikan izin pembangunan serta pihak yang meminta izin harus diberikan pemahaman mengenai regulasi yang berlaku.


    "Barang kali ada yang belum tahu atau yang sudah tahu pura-pura ngga tahu. Saya kira harus diingatkan lagi terkait regulasi yang berlaku," tutupnya. (*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Yod Mintaraga: Dana PEN Kesehatan Harus Dinikmati Masyarakat
    KBM Tatap Muka, Yod Mintaraga: Penerapan Prokes Sangat Penting
    Sebanyak 40 Kader SOKSI Jabar Ikuti Pendidikan Politik Golkar Institut
    Yod Mintaraga: SOKSI Jabar Fokus Terhadap Pembangunan Sumber Daya Manusia
    SOKSI Jabar Didik Kadernya Jadi Instruktur di Kota Kabupaten
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads