Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Antisipasi Claster Baru Covid-19, Ridwan Kamil : Ponpes Hanya Terima Santri Ber-KTP Jabar

    Antisipasi Claster Baru Covid-19, Ridwan Kamil : Ponpes Hanya Terima Santri Ber-KTP Jabar

    JuaraNews, Bandung- Pemerintah Jawa Barat terus melakukan antisipasi munculnya claster baru Covid-19 di pendidikan pondok pesantren. Salah satu langkahnya yaitu pontren hanya di perbolehkan menerima santri ber-KTP Jabar

     

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 dan adanya kasus baru di lingkungan pendidikan pesantren.

     

    "Nah pesantren di Jawa Barat sudah di intruksikan hanya menerima siswa-siswa yang KTP-nya Jawa Barat, itu saya kira untuk mengurangi pontensi yang di kawarirkan," katanya, saat konferensi pers di Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (20/07/2020).

     

    Dikatakannya, semua yang sifatnya berkerumun potensi jadi claster dan semua yang sifatnya berasrama berpotensi jadi claster. Itu salah satu cirinya ada di dalam pendidikan pondok pesantren.

     

    Meski begitu, katanya sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya santri yang berada di Pondok Pesanten di Jawa Barat terjangkit virus Corona.

     

    "Jadi untuk mengatasi kita kurangi resikonya hanya mengijinkan mereka-mereka yang KTP Jawa Barat yang secara umum lebih terkendali," katanya.

     

    Lebih lanjut, Emil katakan, trand kasus positif Covid-19 di Jawa Barat dalam sebulan terakhir di tinggi, berdasarkan hal di tracking rata-rata orang positif Covid-19 ini datang dari individu-individu di luar Jawa Barat.

     

    "Kalau kita perhatikan zona merah di pulau Jawa itu rata-rata di Pantura, Jawa Timur Utara Jawa Tengah Utara. Kalau kita kendalikan orang di diluar Jabar dengan baik maka resiko muncul claster baru juga rendah termasuk di Pondok Pesanten," tutupnya.(*).

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wali Kota: Penerima Bantuan Manfaatkan untuk Kebutuhan Primer
    Selama Pandemi Covid-19, Konsumsi Jamu di Indonesia Meningkat
    Partai Golkar Resmi Usung Iwan Saputra-Iip Miftahul Faoz di Pilkada Tasikmalaya
    Tunjang Kuota Internet Gratis untuk Siswa SMA, Disdik Jabar Siapkan Sim Card
    Sejuk Hadir Bantu Pulihkan Ekonomi UMKM
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads