free hit counter code DPRD Apresiasi IKP Jabar yang Naik Signifikan - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter
DPRD Apresiasi IKP Jabar yang Naik Signifikan
Foto: Istimewa Ketua Komisi I DPRD Jabar,Bedi Budiman

DPRD Apresiasi IKP Jabar yang Naik Signifikan

  • Kamis, 26 Oktober 2023 | 09:18:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews Bandung - Ketua Komisi I DPRD Jabar Bedi Budiman bersyukur sekaligus mengapresiasi atas kenaikan Indeks Kebebasan Pers (IKP) Jabar naik 1,49 point menempati posisi kedua.

 

“Kami bersyukur Jabar menjadi peringkat kedua untuk IKP. Ini merupakan kabar baik, keberhasilan ini tentunya atas kerjasama seluruh pihak, stakeholder yang terjalin baik. Sehingga mampu menciptakan iklim kemerdekaan pers yang baik,” kata Bedi Budiman, Bandung, Rabu (25/10/2023).

 

Bedi Budiman pun berharap IKP Jabar bisa kembali naik di 2024, bisa menempati peringkat kesatu. Pihaknya percaya Provinsi Jabar bisa meningkatkan Indeks Kebebasan Pers, karena selama ini Jabar sudah _ on the track._ 

 

“Kita sudah _on the track,_ maka harus ditingkatkan menjadi peringkat satu,” harap Bedi Budiman. 

 

Oleh karena itu, Komisi I minta seluruh instansi pemerintah, stakeholder dan pihak terkait mempertahankan iklim yang kondusif untuk kemerdekaan pers. Media pun diharapkan mampu meningkatkan sumber daya manusia (SDM). 

 

Perlu diketahui, Dewan Pers belum lama ini merilis survei IKP 2023. Dari hasil survei tersebut menunjukkan nilai IKP nasional 2023 diangka 71,57, turun signifikan 6,30 poin dibandingkan tahun lalu mencapai 77,88 poin. Sedangkan di tingkat provinsi terdapat kenaikan nilai IKP. Secara umum terjadi penurunan nilai IKP di tingkat provinsi. 

 

Dari 34 provinsi, 24 provinsi mengalami penurunan nilai IKP. Dari besaran nilai pada tahun  2023 rata-rata capaian IKP provinsi berada pada rentang nilai 70-90 atau masuk kategori cukup bebas. 

 

Dari 34 provinsi hanya ada 7 provinsi yang nilai IKP-nya lebih dari 80, namun tidak lebih dari 85. Sisanya memiliki nilai di bawah 80. Beberapa provinsi masih berada di bawah 70, masuk kategori agak bebas. (*)

bas

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Cegah Hoaks di Pilkada Serentak
Johan Sebut Anggaran Pendidikan Jabar Sempat Naik
Bey Pastikan Selama MPLS tak Ada Perundungan
Jelang Pilkada, Kenali Petugas Pantarlih Coklit
Pengamat Sinyalir KIM Pecah di Pilgub Jabar

Editorial



    sponsored links