Hot News


Opini


  • Kang Hariyawan
    Kang Hariyawan

    KANG Hariyawan sosok wartawan dan penulis yang kalem, tenang, sedikit bicara, dan banyak bekerja.

    Conte Acungkan Jari Tengah Setelah Dihina Bos Juventus

    • Kamis, 11 Februari 2021 | 10:16:00 WIB
    • 0 Komentar


    Conte Acungkan Jari Tengah Setelah Dihina Bos Juventus

    JuaraNews - Panasnya laga semifinal leg kedua Coppa Italia antara Juventus kontra Inter Milan tidak hanya pemain yang ada di lapangan, namun juga mereka yang ada dipinggir lapangan. Antonio Conte, tertangkap kamera mengacungkan jari tengah setelah berakhirnya babak pertama.

    Dikutip dari laman Goal (11/2/21), “Conte mengacungkan jari tengahnya ketika ia berjalan ke lorong Allianz Stadium saat jeda. Kabarnya, aksi itu ditujukan kepada para petinggi tim tuan rumah yang berada di tribun.”

    Sejak ditunjuk sebagai pelatih Inter Milan, Conte sudah berkunjung ke markas Juventus sebagai lawan sebanyak dua kali. Namun baru kali ini ia merasakan perlakuan yang semena-mena dari Juventus, khususnya Andrea Agnelli dan Leonardo Bonucci.

    Pada pertandingan itu, Ia cukup sering mengeluh kepada wasit, sampai-sampai Bonucci kesal dan melontarkan pernyataan melekit. "Tolong hormati wasit!" kata sang bek, yang menjadi pemicu momen persitegangan antara dirinya dengan Conte.

    Agnelli, yang melihat pertandingan dari bangku penonton melontarkan kata-kata yang jauh lebih pedas. Begitu wasit meniupkan peluit panjang, Agnelli kedapatan kamera berkata: "Diamlah, br****ek."

    Dikutip dari Football Italia (11/2/21), dalam wawancara setelah pertandingan, Conte pun memberikan sindiran untuk orang-orang yang bekerja di Juventus.

    "Saya pikir mereka (Juventus) harus lebih sopan. Mereka membutuhkan lebih banyak sportivitas dan rasa hormat bagi mereka yang bekerja," kata Conte.

    Sementara itu, Presiden Juventus, Andrea Agnelli dikabarkan menghina Antonio Conte usai peluit akhir.

    Jelas saja kalau Conte tidak terima diperlakukan seperti itu oleh dua sosok penting Juventus. Apalagi, ia pernah bekerja sama dengan mereka dan meraih banyak kesuksesan.

    "Juventus seharusnya berkata jujur. Saya pikir wasit keempat mendengar dan melihat apa yang terjadi di sepanjang pertandingan," tegas sang pelatih.

    Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 0-0. Kendati demikian, Juventus dinyatakan lolos ke babak final karena berhasil mengantongi kemenangan 2-1 pada pertemuan pertama yang digelar pekan lalu.

    Seperti yang diketahui, Conte memiliki sejarah panjang bersama Juventus. Ia pernah memperkuat klub berjuluk Bianconeri tersebut selama 13 tahun kala masih bermain, ditambah tiga tahun sebagai pelatih.

    Bisa dikatakan, Conte merupakan salah satu pemain yang menyumbang banyak trofi di Juventus. Ia telah menyumbang total 19 gelar dari berbagai ajang sebagai pemain dan pelatih, termasuk Liga Champions musim 1995/1996.(*)

    Oleh: arfan sauki / fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bekuk Roma, Milan Jaga Jarak dengan Inter
    Inter Bekuk Genoa: Kombinasi Lukaku-Lautaro Kembali Moncer
    Inter Milan Gulung AC Milan Dalam Derby della Madoninna
    Hadapi Inter Milan, Pioli Minta Skuat AC Milan Tampil Tajam
    Luis Muriel Bawa Atalanta Pertahankan Tren Positif
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Jadwal Liga


        Data Statik Covid-19


        DATA COVID-19 INDONESIA

        😷 Positif:

        😊 Sembuh:

        😭 Meninggal:

        (Data: kawalcorona.com)

        Ads


        Klasemen Liga Dunia

        Tim M Point
        1. Tottenham Hotspur 11 24
        2. Liverpool 11 24
        3. Chelsea 11 22
        4. Leicester City 11 21
        Tampilkan Detail

        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 Persib Bandung 3 9
        2 Bali United 3 7
        3 PSIS Semarang 3 6