Hot News


Inspirasi


    Keberhasilan Pilkada Tak Hanya Diukur oleh Kemenangan Pasangan Calon Kepala Daerah

    • Sabtu, 7 November 2020 | 09:56:00 WIB
    • 0 Komentar


    Keberhasilan Pilkada Tak Hanya Diukur oleh Kemenangan Pasangan Calon Kepala Daerah
    Anggota DPRD Jabar Yod Mintaraga saat melaksanakan reses di Desa Karangresik Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (6/11/2020) JuaraNews/Istimewa

    JuaraNews, Tasikmalaya - Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada Serentak tidak hanya menyangkut siapa yang menang, namun diukur dari aspek keberhasilan dalam penyelenggaraan. 

     

    Anggota DPRD Jawa Barat Drs. H. Yod Mintaraga, MAP mengatakan hal itu saat melakukan kegiatan reses di Desa Karangresik Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (6/11/2020).

     

    Menurut Yod, pembangunan politik dalam mengembangkan sistem demokrasi di antaranya diwujudkan dalam Pilkada, pemilihan gubernur, pemilihan legislatif, dan pemilihan presiden. Keberhasilannya, kata Yod, salah satunya diukur dengan penyelenggaraan yang aman, damai, dan legimate. Legitimasi rakyat ini, katanya, diukur dari tingkat partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pilkada pada 9 Desember 2020.

     

    "Akan dianggap berhasil penyelenggaraan Pilkada ini jika tingkat partisipasi masyarakat meningkat. Kalau sebelumnya partisipasi 68 persen, sekarang partisipasinya naik menjadi 75 persen misalnya. Ini akan semakin melegitimasi hasil dari Pilkada 2020," kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Barat ini.

     

    Yod juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada nanti. "Kenapa ini saya sampaikan, karena salah satu agenda reses itu menyampaikan program pemerintah yang sedang berlansung. Sekarang rakyat Tasikmalaya sedang menghadapi Pilkada serentak," katanya.


    Yang lebih penting lagi, kata anggota DPRD Jabar asal Ciawi Tasikmalaya ini, penyelenggaraan Pilkada tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila. Yod juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai segala bentuk dan paham yang bisa membuat bangsa Indonesia tercerai berai. "Bangsa Ini telah sepakat untuk menjadikan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 sebagai dasar negara dan ideologi negara," katanya. (*)

    Oleh: ude gunadi / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Lahan Pertanian  Semakin Sempit, Pengembangan Pertanian Hadapi Tantangan Berat
    Yod Mintaraga Jadi ‘Ema-ema Pedagang Sorabi”, Mau Hadir di Kampanye Pilkada Tasikmalaya
    Masuki Musim Penghujan, Kusnadi Minta Sinergitas Antar Dinas Untuk Antisipasi Bencana Alam
    Anggota Komisi IV, Usulkan Pembenahan Irigasi untuk Penguatan Ekonomi Pertanian
    Legislator: DPRD Jabar Selalu Terbuka Untuk Masyarakat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads