blog counter

Siti Muntamah: Barisan Emak-emak Menangis Lihat Harga Minyak Tinggi Sekali

ADIKARYA PARLEMEN



Siti Muntamah: Barisan Emak-emak Menangis Lihat Harga Minyak Tinggi Sekali

 

JuaraNews, Bandung – Anggota DPRD Jawa Barat Siti Muntamah menunjukan keberpihakannya kepada barisan emak-emak. Menanggapi mahalnya minyak goreng, anggota Fraksin PKS DPRD Jabar ini membuat status tentang minyak goreng.

 

“Barisan emak- emak menangis melihat ini,” katanys seraya memasang emoticon menanggis di akhir kalimatnya.

 

Siti Muntamah menanggapi tinggi dan susahnya minyak goreng. Katanya, di saat aturan HET (Harga Eceran Tertinggi) yang sebelumnya Rp24.000 per liter dicabut oleh pemerintah pusat, kini harga minyak goreng bergantung kepada keadaan pasar atau dikembalikan pada kebijakan masing-masing toko.

 

Fenomena ini sangat memprihatinkan terlebih terjadi di bulan Ramadhan. “Harga minyak goreng dan kebutuhan pangan terus tinggi. Saya merasakan keluhan para ibu rumah tangga,” katanya.

 

“Kita berharap pemerintah pusat bersama daerah berkolaborasi dan prioritaskan solusi kenaikan harga bahan pokok pangan khususnya minyak goreng yang sesuai dengan keadaan ekonomi rakyat bukan hanya keuntungan pribadi semata,” katanya lagi.

 

Ia mengatakan, Fraksi PKS DPRD Jawa Barat akan terus mengawal dan berikhtiar bersama Pemprov menemukan solusi terbaik untuk kestabilan harga minyak khususnya di Jawa Barat. (*)

ude

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Perempuan Harus Kokoh Hadapi Pengaruh Negatif Revolusi 4.0
Siti Muntamah Selalu Berkomitmen Dukung Pengembangan UMKM
Siti Muntamah: Barisan Emak-emak Menangis Lihat Harga Minyak Tinggi Sekali
Siti Muntamah: Indonesia Butuh Undang-undang Keluarga
Siti Muntamah Ajak Umat Islam Maksimalkan Amalan di Penghujung Ramadhan
Berita Terdahulu

Editorial


    Lebaran Fraksi PKB Jawa Barat
    Iklan Lebaran Pemkot Bandung

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads