Hot News


Opini


    Zulkifli Chaniago: Proyek Strategis Kalimalang Tak Maksimal



    Zulkifli Chaniago: Proyek Strategis Kalimalang Tak Maksimal
    Anggota DPRD Jabar Fraksi Demokrat Zulkifli Chaniago Dokumentasi pribadi

     

    JabarNews.id, Bandung - Proyek pembangunan penanggulangan banjir Sungai Kalimalang untuk destinasi wisata dinilai tidak maksimal. Pasalnya, proyek strategis yang digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tersebut terdampak pandemi Covid-19.

     

    Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Zulkifli Chaniago mengatakan, pembangunan penanggulangan banjir Kalimalang tersebut menjadi salah satu pekerjaan strategis yang digagas Gubernur Jawa Barat.

     

    "Tujuannya untuk menata Kalimalang khususnya di spot perbatasan antara kota dan kabupaten yang semula bertujuan dijadikan destinasi wisata," katanya.

     

    Zulkifli menerangkan, besaran anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan tersebut sebesar Rp23 miliar untuk realisasinya, sehingga ini menjadi pekerjaan bersama untuk merampungkannya.

     

    "Dalam perjalanannya dulu kita memasukkan anggaran Rp23 miliar tapi kemudian baru terealisasi sekitar Rp4 miliar saja dan baru saja kita kontrol pekerjaannya sudah selesai, sudah PHO, sudah penyerahan hasil dan kemudian ada tahap 2 yang sudah digagas namun belum bisa direalisasikan dan ini menjadi PR berikutnya," terangnya.

     

    Menurutnya, proyek Kalimalang bukan hanya untuk menanggulangi banjir saja, namun bisa difungsikan juga menjadi destinasi wisata bagi masyarakat.

     

    "Tentu saja diharapkan bisa menjadi tempat hiburan karena ditata menjadi taman-taman mini, tempat orang berjalan kaki dengan santai, dan yang kedua tentunya kita berharap betul dengan adanya kedalaman yang ada, lebar yang ada, dua pintu air, saya kira berfungsi salah satunya untuk pengendalian banjir," tuturnya.

     

    Sementara itu, Koordinator Komisi IV yang juga Wakil ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi pembangunan tersebut.

     

    Ia menilai, pembangunan tersebut bisa dimanfaatkan untuk masyarakat Kota dan Kabupaten bekasi untuk meminimalisir banjir di Bekasi.

     

    "Semoga ini bisa bermanfaat dan kemudian penataannya bisa di lakukan bukan saja di wilayah utara tapi juga di wilayah selatan," ujarnya saat melakukan peninjauan di Bekasi, Selasa (15/6/2021).

     

    "Alhasil kalimalang ini bisa benar-benar terjaga sesuai harapan masyarakat di kabupaten dan kota bekasi ini," tandasnya. (*)

    Oleh: satria negara / stn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sugianto Nangolah Sambut Baik Pembahasan Rapat Paripurna Terkait Perda Desa Wisata
    PPKM Diperpanjang, Sugianto Nangolah Minta Masyarakat Patuh
    Sugianto Nangolah: Perpanjangan PPKM Untuk Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19
    Sugianto Nangolah Minta Masyarakat Tak Sebarkan Berita Hoaks Vaksinasi Covid-19
    PPKM Darurat, SBH: Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijaga
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads