PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Meski Harga Naik, Ketersediaan Daging Sapi di Kota Bandung Aman

    • Senin, 25 Januari 2021 | 19:12:00 WIB
    • 0 Komentar


    Meski Harga Naik, Ketersediaan Daging Sapi  di Kota Bandung Aman
    harga daging sapi di Kota Bandung naik (humas pemkot bandung)

     

     

    JuaraNews, Bandung - Kenaikan harga daging sapi yang terus melonjak bukan karena berkurangnya ketersediaan hewan. Kenaikan harga akibat adanya kenaikan harga daging sapi di salah satu negara pengekspor daging sapi ke Indonesia, yaitu Australia.

     

    Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, untuk ketersediaan hewan dan daging sapi di Kota Bandung dipastikan aman sampai tiga bulan ke depan.


    “Masyarakat selain mengonsumsi daging segar dari sapi hidup juga dari daging beku. Persediaan daging beku relatif bagus, bahkan Bulog yang punya stok sampai 1,9 ton dan bisa cukup untuk 2-3 bulan, dan di RPH pun sapi itu tersedia,” katanya, Senin (25/1/2021).


    Menurut Gin Gin, harga jual daging sapi normalnya di kisaran Rp110.000-Rp120.000 per kilogram. Namun kini menembus Rp.30.000-Rp134.000 per klogram. Kenaikan bukan hanya di Kota Bandung, melainkan global.


    Pasalnya, kebijakan pengadaan sapi di Indonesia masih tergantung kepada pengimpor dari negara lain. Sehingga ketika ada kenaikan di negara pengimpor, otomatis imbasnya akan sampai ke konsumen.


    "Tidak hanya Kota Bandung, hampir sebagian besar di Indonesia sapinya impor. Jadi ketergantungan yang tinggi itu, belum ada kesiapan dari Indonesia untuk menghasilkan sapi yang di produksi di negara kita, itu kelemahan kita," jelasnya.


    Namun untuk mengantisipasi hal itu, Gin Gin mengaku terus berkoordinasi baik dengan Kementerian maupun dengan para pengusaha di Kota Bandung.


    Selain itu, Gin Gin juga mengajak masyarakat untuk sementara beralih mengkonsumsi daging lain, seperti ikan dan ayam.


    “Kita mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi bahkan mengalihkan konsumsi ke daging lain seperti ikan, dan ayam. Kita merekomendasikan itu sementara. Termasuk operasi pasar perlu kita siapkan,” terangnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemkot Bandung Sosialisasikan Bahaya Penggunaan Asbes Bagi Kesehatan
    212 Pegawai RSHS Terpapar Covid-19
    Dinkes Kota Bandung Diminta Segera Tangani Kasus Covid-19
    Akui Lonjakan Covid-19 di Jabar, Gubernur Minta Pemerintah Pusat Tiadakan Libur Idul Adha
    Kasus Positif Covid-19 di Kota Bandung Tinggi,  Pemkot Siapkan Sejumlah Kebijakan Baru
    Berita Terdahulu
    Bank BJB kanan

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads