Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Biaya Retribusi Makam di Kota Bandung Hanya Rp20.000/ Tahun
    (humas kota bandung) Biaya retribusi makam di TPU Kota Bandung

    Biaya Retribusi Makam di Kota Bandung Hanya Rp20.000/ Tahun

    JuaraNews, Bandung – Sekretais Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Bandung Agus Hidayat menyebutkan, biaya retribusi pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kota Bandung untuk satu makam Rp20 ribu per tahun.

     

    "Sebagaimana aturan retribusi untuk makam baru yang muslim Rp425 ribu (pembayaran awal). Sedangkan untuk registrasi per tahun Rp20 ribu," kata Agus di Balai Kota Bandung, Kamis (2/7/2020).

     

    Menurut dia, jika ada pihak yang mematok retribusi hingga ratusan ribu, masyarakat harus mencatat oknum tersebut dan melaporkannya ke Distaru Kota Bandung.

     

    "Kami tidak menutupi hal itu memang terjadi. Ini salah satu yang harus kita perbaiki," akunya.

     

    Dia mengungkapkan, ada juga dari masyarakat yang merasa biaya sebesar Rp20 ribu itu terasa tak memberatkan. Sehingga ada juga yang langsung membayar Rp100 ribu untuk 5 tahun.

     

    "Kadang ada orang yang dengan Rp20 ribu itu 'kagok'. Kadang juga ada yang lupa. Ada juga yang menitipkan ke yang menjaga," katanya.

     

    Agus menjelaskan, dalam Perda terkait pemakaman, ada aturan jika dalam masa waktu tiga tahun tidak membayar retribusi maka ada surat pemberitahuaan tunggakan. Jika belum dapat respon maka diberikan waktu lagi setahun.

     

    "Selama satu tahun itu kita masih memberikan waktu, lebih dari itu makamnya akan ditumpang (ditumpuk). Karena sekarang kan kita keterbatasan lahan dan lain-lain,"ujarnya.

     

    "Sehingga orang-orang yang makamnya ada tapi sudah tidak jelas ahli warisnya bisa ditumpang. Yang sudah dimarmer pun bisa, teman-teman yang mengurus itu sudah biasa," katanya. (*)

    ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dimasa AKB Peran Masyarakat Sangat Penting Lawan Covid-19
    Pempov Jabar Dorong Pangandaran Jadi Pariwisata Unggulan
    Selenggarakan Musda di Lokasi Bencana, Wawan Hikal Terpilih Aklamasi
    Ini Syarat Pembelajaran Tatap Muka Sekolah di Jabar
    To Observe, To Control, To Connect, Tiga Fungsi Sosial Media Menurut Gubernur
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads