Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    75 Pemuda Purwakarta Ikuti Pelatihan Bahasa Jepang di Ponpes Mambaul Ulum

    • Kamis, 11 November 2021 | 17:45:00 WIB
    • 0 Komentar


    75 Pemuda Purwakarta Ikuti Pelatihan Bahasa Jepang di Ponpes Mambaul Ulum

     

    JuaraNews, Purwakarta – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta dan Pondok Pesantren Mambaul Ulum  menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Jepang, bagi 75 pemuda di kabupaten tersebut. Pelatihan Bahasa Jepang diselenggarakan dalam kurun waktu dua setengah bulan, sejak 11 November 2021.

     

    Pembukaan Pelatihan Bahasa Jepang diselenggarakan di Gedung Balai Latihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Purwakarta, Kamis (11/11/2021).

     

    Sekretaris Disnakertrans Muhamad Arief Budiman mengatakan, pelatihan Bahasa Jepang digelar untuk menyiapkan calon kemampuan calon tenaga kerja, khususnya dalam pemagangan ke negara seperti Jepang. Ia mengatakan, peluang bekerja ke Jepang terbuka lebar dan membutuhkan keterampilan, termasuk dalam keterampilan berbahasa Jepang.

     

    Ia mengatakan, program ini merupakan salah satu program pemerintah kabupaten Purwakarta dalam mengatasi pengangguran. Pihaknya menyiapkan tenaga kerja yang disiapkan untuk berangkat ke negara penempatan Jepang.

     

    Ia menegaskan, para peserta harus siap dengan segala konsekuensi dalam menjalani pelatihan. Ia berkali-kali menanyakan kesiapan peserta. “Karena jika tak siap ada konsekuensi yang harus diterimanya. Disnakertrans akan mencatat mereka yang ternyata tidak siap dan malah mengundurkan diri,” kata Arief, sapaannya.

     

    Sementara itu, anggota DPRD Purwakarta yang juga Penasehat Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Hidayat, SThi., mengatakan, pondok pesantren Mambaul Ulum merupakan pesantren yang ditunjuk oleh Kementerian Tenaga Kerja untuk menyiapkan, melatih, dan memberangkatkan pemagangan ke negara penempatan Jepang. Pihaknya sudah melatih dan menyiapkan puluhan peserta dan akan memberangkatkannya pada Januari 2022. Peserta pemagangan akan melikuti seleksi, sebelum diberangkatkan ke negara penempatan.

     

    Ia mengatakan, program ini menjadi upaya pemerintah dalam menanggulangi pengangguran. Untuk mengatasi pengangguran, katanya, seseorang harus memiliki skill atau keterampilan khusus, termasuk keterampilan dalam berbahasa Jepang.

     

    Pengelola Pelatihan Pemagangan Jepang, Asep Saepudin mengatakan, program ini dijalin atas kerja sama antara Pemkab Purwakarta dan Pondok Pesantren Mambaul Ulum. Ia berharap dari pelatihan ini bisa berangkat para pemuda Purwakarta ke pemagangan kerja di Jepang. Salah satu syarat yang harus dipenuhinya adalah memiliki kemampuan Bahasa Jepang. Karena itulah, katanya, pelatihan Bahasa Jepang ini diselenggarakan.

     

    “Ke depan kita juga akan melakukan kerja sama untuk pembiayaannya, dengan melibatkan Bank Perkreditan Rakyat atau BPR. Nanti kita laih, kita berangkatkan, dan pembiayaannya melibatkan perbankan,” kata Asep yang sering dipanggil Acil ini. (*)

    Oleh: ude gunadi / ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Monumen Pahlawan Covid-19 akan Diresmikan Wapres Maruf Amin
    Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 di DPR RI Tunggu Kesepakatan KPU dengan Pemerintah Pusat
    DOB Kabupaten Bogor Barat Masih Menunggu Hasil Dari Kemendagri
    Program Jabar Future Leader Scholarship Topang Indonesia jadi Negara Adidaya 2045
    Bakal Bangun Pesantren Lansia di Jabar, Ridwan Kamil Konsultasi ke Gus Miftah
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads