Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    APPMI Kembali Pulangkan PMI yang Diduga Korban TPPO



    APPMI Kembali Pulangkan PMI yang Diduga Korban TPPO

     

    JuaraNews, Majalengka – Asosiasi Purna Pekerja Migran Indonesia (APPMI) kembali berhasil memulangkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah. Bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), APPMI akan menyerahkan Kurniasari, pekerja migran yang bermasalah tersebut.

     

    Ketua APPMI Biben Fikriana mengatakan, Kurniasari berhasil dipulangkan dari Irak oleh Divisi Advokasi dan Perlindungan APPMI, yang digawangi aktivis perlindungan PMI Raida, Paryanto, dan Ika.

     

    Kini Kurniasari dalam pendampingan Raida dan kawan-kawan, dan akan segera dipulangkan ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Majalengka dan pihak keluarga.

     

    Kurniasari diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dengan modus dijadikan dan diberangkatkan sebagai pekerja di luar negeri. Oleh perusahaan pemberangkatan PMI dari Cirebon, Kurniasari diberangkatkan ke Irak tanpa tujuan pekerjaan yang jelas.

     

    Ketua APPMI Biben Fikriana mengatakan, rencananya hari ini Kurniasari diserahkan kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Majalengka dan pihak keluarga. Kurniasari sempat diinapkan di UPT Ciracas dan Dinsos Jabar.

     

    Biben meminta, kasus semacam ini harus usut agar pelakunya ditangkap dan dipidanakan. “Semoga kasus TPPO ini bisa terus diusut hingga tuntas supaya para pelaku atau sindikatnya bisa dipidanakan dan bisa memberikan segala hak-hak korban TPPO tersebut,” kata Biben, Rabu (7/4/2021).

     

    May be an image of one or more people, people standing and indoor

     

    Ia menambahkan, APPMI bekerjasama dengan BP2MI dan NGO PMI lain baik di dalam maupun luar negeri, dalam tiga tahun terakhir  sudah banyak berhasil melaporkan serta ikut terlibat dalam proses penggagalan keberangkatan dan memulangkan korban tindakan TPPO.

     

    “APPMI senantiasa terus istiqomah untuk membantu para Pekerja Migran Indonesia di negara penempatan manapun, apabila ada permasalahan khususnya terkait korban TPPO, sakit, maupun meninggal,” kata Biben.

     

    Katanya, pihaknya juga selama tiga tahun terakhir hampir setiap hari mendapatkan laporan kasus dari para korban TPPO maupun pihak keluarganya. Tim perlindungan dan advokasi APPMI, katanya, terus mendapatkan laporan terkait pekerja migran bermasalah ini.

     

    "Kami, APPMI merupakan NGO yang seharusnya semakin dirangkul oleh pemerintah baik pusat maupun daerah, karena  dalam kegiatannya sangat membantu pekerjaan pemerintah. Kami dari mulai awal laporan dari korban hingga mencari solusi pemulangan korban sampai indonesia dan setelah itu kami limpahkan kepada pemerintah (BP2MI/Disnaker), tanpa sedikit pun meminta bayaran dari pihak manapun. Semua para aktivis ini lakukan atas dasar kemanusiaan dengan biaya secara swadaya dan swadana," kata Biben. (*)

    Oleh: ude gunadi / ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sambil Ngabuburit, Ketum AHY Silaturahmi dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu
    Silaturahmi Kebangsaan AHY dan Ahmad Syaikhu, Bahas Penanganan Pandemi Covid-19
    Sekolah Murid Merdeka Buka Layanan Sekolah PAUD Gratis
    Pelaku UMKM dan Koperasi Jadi Bidikan BPJS Kesehatan untuk Program JKN-KIS
    KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, DPR RI: Perlu Peremajaan Alutsista Indonesia
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads