Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Tinjau Perbaikan Tanggul Sungai Citarum di Bekasi, Presiden Targetkan 2 Hari Harus Selesai

    • Kamis, 25 Februari 2021 | 13:09:00 WIB
    • 0 Komentar


    Tinjau Perbaikan Tanggul Sungai Citarum di Bekasi, Presiden Targetkan 2 Hari Harus Selesai
    Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau lokasi banjir di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/2/2021). (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bekasi - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau lokasi banjir di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/2/2021).

     

    Menurut Presiden, perbaikan tanggul yang jebol tersebut sudah dimulai sejak 2 hari lalu. Presiden berharap kepada jajaran terkait agar menyelesaikan perbaikan tanggul tersebut secepatnya.

     

    “Insya Allah saya memberi target maksimal 2 hari lagi sudah harus selesai tanggulnya sehingga semuanya berfungsi normal kembali,” ujar Presiden.

     

    Selain itu, Presiden bersama Emil meninjau rumah-rumah penduduk yang rusak akibat banjir. “Kemudian masyarakat yang terkena dampak, tadi di sini ada 30 juga perumahannya akan segera diselesaikan dalam waktu yang secepat-cepatnya,” ucap Jokowi.

     

    Anggarkan Rp550 Miliar untuk untuk Perbaiki 31.500 Rumah
    Sehari sebelumnya atau pada Selasa (23/2/2021), Emil meninjau perbaikan tanggul Sungai Citarum yang jebol di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

     

    Dalam peninjauan tersebut, Emil memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir terus mengalir, baik dari BPBD Kabupaten, BPBD Provinsi, maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

     

    Sementara rumah yang rusak berat maupun roboh akibat bajir dapat mengikuti program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

     

    “Kita ada anggaran rutilahu. Membangun rumah baru nanti kita upayakan bisa dari pemerintah kabupaten maupun provinsi nanti tinggal didata oleh kepala desa,” tambahnya.

     

    Pemprov Jabar menganggarkan Rp560 miliar untuk memperbaiki 31.500 unit rumah rutilahu sepanjang 2021 di 27 daerah. Selain itu, Emil menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Jabar terus berjalan. Ada yang sudah 100 persen selesai. Ada pula yang masih dalam tahap pembangunan.

     

    "Penyodetan Sungai Cisangkuy sudah 100 persen. Yang tadinya air dari Cisangkuy ke Citarum melewati permukiman dan bikin banjir, hari ini air dari Cisangkuy sudah dibelokan langsung ke Citarum tanpa melewati permukiman. Itu contoh program penanganan banjir yang sudah 100 persen," jelas Emil.

     

    Selain Sodetan Cisangkuy, sejumlah bendungan untuk mengendalikan banjir di beberapa daerah, seperti Bendungan Sadawarna, sedang berjalan. Pun demikian dengan penanganan banjir di Kali Bekasi. (*)

    Oleh: JuaraNews / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sekolah Murid Merdeka Buka Layanan Sekolah PAUD Gratis
    Pelaku UMKM dan Koperasi Jadi Bidikan BPJS Kesehatan untuk Program JKN-KIS
    KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, DPR RI: Perlu Peremajaan Alutsista Indonesia
    Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Alun Alun Majalengka dan Kejaksan setelah Direvitalisasi
    SAFARI RAMADAN: Uu Ruzhanul Tekankan Pentingnya Pendidikan Ukhrawi dan Duniawi untuk Anak
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads