Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Penanganan Covid-19 Harus Seimbang dengan Penyakit Tidak Menular

    • Senin, 28 Desember 2020 | 20:26:00 WIB
    • 0 Komentar


    Penanganan Covid-19 Harus Seimbang dengan Penyakit Tidak Menular

     

    JuaraNews, Bandung  – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta dinas kesehatan kabupaten/kota fokus penanggulangan penyakit tidak menular (PTM) pada masyarakat yang menjadi penyerta Covid-19. Dibutuhkan perimbangan antara penanganan Covid-19 dengan penyakit tidak menular.

     

    Demikian terungkap dalam Pertemuan Advokasi Penguatan Strategis Penyakit Tidak Menular (PTM) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota secara virtual, dari Rumah Singgah Kota Tasikmalaya, Senin (28/12/2020).

     

    "Jangan hanya Covid-19 yang menjadi fokus, tetapi PTM pun harus menjadi perhatian kita semua," ujar Wagub.

     

    Data nasional menunjukkan penyakit penyerta (komorbid) pada kasus Covid-19 terbanyak sekaligus angka tertinggi pada kematian adalah hipertensi atau darah tinggi. Selain hipertensi, penyakit diabetes mellitus (DM), penyakit jantung dan penyakit paru obstruksi kronik menjadi komorbid yang paling banyak ditemukan pada kasus-kasus kematian Covid-19.

     

    Sementara hipertensi dan penyakit jantung menjadi fokus tersendiri di Jabar. Tercatat 1,6 persen warga Jabar menderita penyakit jantung di atas angka nasional 1,5 persen. Sementara 9,67 persen warga Jabar menderita hipertensi melebihi rata- rata nasional 8,36 persen.  

     

    Menurut Wagub, PTM lebih berbahaya pada masa pandemi karena meningkatkan risiko kematian pada pasien terinfeksi Covid-19. "Yang berbahaya adalah mereka yang sudah memiliki PTM dan terkena Covid-19," kata Uu.

     

    Dia melanjutkan, pertemuan dengan dinkes kab/kota bertujuan memberikan penguatan kembali kepada insan-insan kesehatan untuk tidak mengabaikan PTM. “Karena memang ini yang paling berbahaya," tambahnya.

     

    Uu juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi dinkes provinsi dak kabupaten/kota. Sebesar apapun anggaran yang dikeluarkan, sekuat apapun legalitas sebagai pemerintah, serta tanggung jawab setinggi apapun dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, kalau tidak ada kolaborasi dan kebersamaan hasilnya nihil.  “Tidak akan ada hasil yang bermanfaat," sebut Uu. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Mudik Resmi Dilarang, Dua Daerah di Jabar Masuk  Zona Merah Covid-19
    Setelah Ditolak Menkumham, Dua Gugatan Moeldoko Cs Juga Ditolak Pengadilan
    Antisipasi Kebocoran Pemudik, Pemprov Jabar Siapkan 2.500 Ruang Isolasi di Desa/Kelurahan
    Airlangga Hartarto Capres Berpotensi Tertinggi, Namun Dinilai Masih Belum Populis
    Ketua SOKSI Jabar: Partai Golkar Harus Miliki Capres Sendiri di Pilpres 2024
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads