Hot News


Inspirasi


    Bawaslu Temukan Ketidaknetralan ASN di Tahapan Pilkada Serentak di Jabar

    • Kamis, 17 September 2020 | 11:57:00 WIB
    • 0 Komentar


    Bawaslu Temukan Ketidaknetralan ASN di Tahapan Pilkada Serentak di Jabar

    JuaraNews, Bandung - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar menemukan sejumlah pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) saat pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak.


    Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jabar Zaki Hilmi mengatakan, ketidaknetralan ASN ini di duga mendukung salah satu bakal calon baik secara langsung maupun melalui aku media sosial pribadinya.


    "Informasi yang kami terima ada di Pangandaran, Tasikmalaya, Cianjur dan Sukabumi infomasi itu yang sudah masuk ke kami," kata Zaki, di Bandung, Kamis (17/9/2020).


    Selain itu, kata dia ditemukan juga tiga ASN yang ikut serta melakukan pengantaran pendaftaran balon ke KPU.


    Maka dari itu, pihaknya saat sini sedang melakukan penelusuran lebih lanjut, dan apabila hasilnya betul-betul terbukti maka pihaknya akan melaporkan ke KASN untuk diberi sanksi tegas berupa teguran hingga pemberhentian sebagai pegawai negeri.


    "Sanksi yang paling rendah itu teguran, penundaan jabatan dan yang terberat adalah pemberhentian ASN.Karena memang ASN ini ada UU yang mengatur ASN tidak boleh terlibat dalam politik praktis," tandasnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gubernur Jabar Ajak TNI/Polri Edukasi Masyarakat Terapkan Prokes Pada Pilkada Serentak 2020
    Jabar Raih Peringkat Tiga dalam MTQ Tingkat Nasional 2020
    Mudrikah dapat SK Kepengurusan, Polemik Karang Taruna Cianjur Telah Dilalui
    Untuk Menangkan Pilkada 2020, Partai Golkar Gelar TOT Saksi
    IMDI Jabar Target Rekrut Generasi Milenial
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads