PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Gelar Gakpin , Sekda Pemkab Bandung Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan

    • Kamis, 10 September 2020 | 16:02:00 WIB
    • 0 Komentar


    Gelar Gakpin , Sekda Pemkab Bandung Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan
    Sekda Pemkab Bandung, Tisna Umaran JuaraNews/Alvian Hamzah

    JuaraNews, Bandung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melakukan Penegakan Kedisiplinan (Gakpin) protokol kesehatan di komplek Pemkab Bandung, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya klaster baru di perkantoran dimasa pandemi covid-19.

     

    Sekertaris Daerah (Sekda) Pemkab Bandung, Tisna Umaran menyatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menegakkan kedisiplinan dan meningkatkan pemahaman para ASN dan masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

     

    "Tidak hanya pusat keramaian seperti pasar, mall, pertokoan dan area publik lainnya. Kini kami juga menyisir perkantoran, baik pemerintah daerah maupun swasta. Seperti kita ketahui, perkantoran memiliki risiko tinggi dalam penyebaran virus," terang Tisna saat Apel Gakpin Gabungan di Komplek Pemkab Bandung, Kamis (10/9/2020).

     

    Dia menjelaskan saat ini masih banyak ASN dan masyakarat yang belum menerapkan protokol kesehatan secara benar, tentunya hal itu dapat memudahkan penyebaran virus Corona.

     

    "Kebanyakan pelanggaran yang kita temukan adalah penggunaan masker yang tidak sesuai protokol. Masker yang mereka pakai hanya menutup mulut, tidak sampai hidung. Selain itu, kami juga masih melihat kumpulan orang tanpa mengindahkan physical distancing, " jelasnya

     

    Jika menemukan orang yang masih melanggar protokol kesehatan, akan diberikan sanksi. Sanksi tersebut berupa peringatan lisan dan tulisan serta sanksi berupa penjaminan KTP.

     

    "Karena kami yakin, dengan hukuman secara persuasif seperti melafalkan Pancasila dan menghormat bendera serta mengambil kartu identitas sudah cukup bagi masyarakat. Jika upaya tadi tidak dipedulikan, kami baru memberikan sanksi tegas berupa denda, " tegas Tisna.(*)

    Oleh: alvian hamzah / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Resmi jadi Bupati, Dadang Supriatna Siap Bawa Gelombang Perubahan Besar di Kabupaten Bandung
    Seorang Perempuan Nekat Selundupkan Sabu Dalam Sol Sepatu
    Merasa Ditipu, Seorang Warga Desa Bojongsari Mensomasi Kadesnya
    Pemkab Bandung Lakukan Gerakan Bulan Menanam Cegah Lahan Kritis
    Desa Pangauban Dinobatkan Sebagai Desa Mandiri
    Berita Terdahulu
    Bank BJB kanan

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads