Pos Indonesia
Wacana DOB Terus Bergulir, Anggota DPRD Berharap Moratorium Segera Dicabut

Wacana DOB Terus Bergulir, Anggota DPRD Berharap Moratorium Segera Dicabut

JuaraNews, Bandung – Wacana pembentukan daerah otonom baru (DOB) terus bergulir. Meskipun moratorium soal pembentukan DOB ini belum dicabut, namun arus masyarakat untuk mengusulkan DOB bermunculan. Kini di Jawa Barat muncul bererapa isu DOB, yakni Tasikmalaya Selatan, Garut Selatan, Sukabumi Utara, Bogor Barat, Bekasi Utara, Cianjur Selatan, Bandung Timur, dan Indramayu Barat.

 

Anggota Komisi I DPRD Jabar Dr. Abdy Yuhana SH., MH., mengatakan, desakan masyarakat terkait DOB ini bisa dipahami. Selain mengharapkan daerahnya bisa lebih berkembang, wacana DOB agar masyarakat lebih terperhatikan kesejahteraannya.

 

“DOB itu semangatnya harus untuk kesejahteraan rakyat, memudahkan pelayanan publik, dan pembangunan yang merata,” kata Abdi dalam perbincangan dengan juaranews.com di Bandung, Jumat (24/7/2020).

 

Ia mengatakan, ketimpangan pembangunan di Jawa Barat masih terjadi dan tak merata. Ini dibuktikan dengan data-data yang cukup berbeda antara daerah di utara dan di selatan, misalnya. Ketimpangan ini harus diatasi, salah satunya dengan dibentuk daerah otonom baru.

 

Oleh karena itu, katanya, Abdy mendukung masyarakat yang terus menyuarakan agar motorium pembentukan daerah baru. “Mudah-mudahan pemerintah pusat bisa lebih memahami kondisi di daerah yang banyak menghendaki moratorium soal DOB Itu dicabut,” katanya. (*)

ude

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Abdy: Daya Serap Anggaran Mitra Komisi I Jadi Perhatian
Komisi I Minta Pengelolaan Aset Pemprov Dimaksimalkan Lagi
Abdy: Pemekaran DOB di Jawa Barat Selama Ini Berhasil
Wacana DOB Terus Bergulir, Anggota DPRD Berharap Moratorium Segera Dicabut
Sebagai Anggota Dewan Termuda, Reynaldi Merasa Tidak Terbebani
Berita Terdahulu

Editorial


    Imani Center

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads