Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Angkut Penumpang, Pengemudi Ojol Wajib Bebas Covid-19
    (net) Ilustrasi

    Angkut Penumpang, Pengemudi Ojol Wajib Bebas Covid-19

    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung mewajibkan pengemudi ojek online (ojol) untuk mengantongi surat bebas Covid-19.

     

    Hal itu menjadi syarat bagi mitra aplikator ojol untuk bisa kembali mengangkut penumpang.

     

    “Kami minta mitra ini memiliki surat keterangan bebas Covid-19. Surat tersebut tentu dikeluarkan oleh institusi yang berwenang dalam hal ini adalah lembaga kesehatan,” kata Sekda Kota Bandung Ema Sumarna seusai menerima Manajemen Gojek dan Grab di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukacana Kota Bandung, Jumat (3/7/2020).

     

    Menurut Ema, hal tersebut menjadi bagian dari kenyaman dan ketenangan baik bagi mitra maupun pelanggan yang akan melakukan pemesanan nanti.

     

    “Supaya pesan melalui aplikasi terverifikasi, driver ini harus bebas (Covid-19) sehingga konsumen merasa aman. Kami apresiasi, ada check point bagi mitra untuk kesehatan dan kendaraanya. Itu sudah memadai sisi protokol kesehatannya,” ujar Ema yang juga sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung.

     

    Mengenai masalah izin, menurut Ema, Pemkot Bandung pun tidak mematok waktunya. Jika syarat sudah terpenuhi, maka izin akan dikeluarkan.

     

    “Mereka komitmennya kuat, saya akan informasikan kepada Pak Wali (Kota Bandung Oded M Danial) bahwa sudah cukup layak untuk beroperasi. Jika minggu depan saya pikir bisa lah. Bertahap pastinya, mitra ini belum seluruhnya dulu karena mereka berproses,” ujarnya.

     

    Menurutnya, pemerintah sudah memberikan arahan. Perlu ada simbiosis mutualisme antara pengelola dengan mitranya.

     

    “Harus ada simbiosis mutualisme, win win solution kita berikan arahan regulasi ini. Mereka yang paparkan ini ideal, tinggal partisipasi dan kontribusinya dibuktikan di lapangan,” katanya.

     

    Ema juga berterima kasih kepada para aplikator yang telah membantu Pemkot Bandung menangani Covid-19. Mulai dari pemberian bantuan masker, hand sanitizer, dan lainnya. Terutama memperhatikan kesejahteraan para mitranya.

     

    Sementara itu, Partner Engagement Strategy Lead Jabar, Grab Indonesia, Mawadbi Lubby menyatakan siap untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi mitranya. Hal tersebut juga demi memberikan rasa kepercayaan kepada pelanggan.

     

    “Kita sejalan dengan pemerintah, akan melakukan instruksi secara bertahap. Ada yang harus dilakukan dan dipersiapkan terlebih dahulu,” ujar dia.

     

    Mengenai surat keterangan bebas Covid-19, pihaknya secara bertahap untuk melakukan tes bagi para mitra.

     

    "Soal tes di Kota Bandung baru 200 mitra. Tinggal sisi teknisnya akan kita coba bahas," katanya. (*)

    ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jaga Kesehatan! Pesan Doni Kepada Sukarelawan Penanganan Covid19
    Di Papua Cukup Menonjol, Kesembuhan Harian di Sejumlah Daerah Naik Pesat
    Warnet Covid-19 Hadir di Lembur Tohaga Lodaya Lingkar Selatan
    Gerakan Kebiasaan Bermasker Melalui Pendekatan Agama
    Pemerintah Umumkan Penyesuaian Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads