Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pembatalan Kereta Api Jarak Jauh dari Yogya Diperpanjang

    Pembatalan Kereta Api Jarak Jauh dari Yogya Diperpanjang

    JuaraNews, Bandung – Pembatalan sementara jadwal perjalanan kereta api (KA) reguler jarak jauh dan KA Bandara, yang semula akan diberlakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta sampai tanggal 30 Mei 2020, diputuskan diperpanjang sampai 30 Juni 2020.

     

    PT KAI Daop 6 Yogyakarta resmi memperpanjang pembatalan seluruh perjalanan KA arah barat Jakarta dan Bandung, maupun arah timur Surabaya, Malang dan Ketapang, serta KA Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dan KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS), untuk mendukung upaya pemerintah mencegah penyebaran dan penularan Covid 19.

     

    Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengungkapkan,  pembatalan sementara perjalanan KA jarak jauh reguler dan KA Bandara di wilayah Daop 6 resmi diperpanjang.

     

    Seperti pada pembatalan sementara sebelumnya yang kini diperpanjang sampai 30 Juni 2020,  PT KAI Daop 6 juga akan terus melakukan evaluasi dan mengikuti perkembangan di lapangan.

     

    "Meskipun perjalanan KA jarak jauh reguler dibatalkan sementara, namun PT KAI tetap menjalankan KLB (Kereta Luar Biasa) tujuan Gambir, Bandung, maupun Surabaya Pasar Turi. KLB tersebut dioperasikan secara terbatas, sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19," katanya.

     

    Dalam kaitan itu, Eko Budiyanto mengingatkan kepada calon penumpang KLB, tentang persyaratan yang yang diperlukan dan menghimbau masyarakat yang memang memerlukan perjalanan menggunakan KLB. Para calon penumpang KLB harus melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19.

     

    "Persyaratan tersebut, di antaranya menunjukkan surat hasil tes negatif Covid-19, surat tugas dari perusahaan, KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah, serta dokumen pendukung lainnya, seperti Surat Izin Keluar Masuk DKI (SIKM) bagi yang menuju Jakarta, dan lain-lain. KLB akan tetap dijalankan untuk melayani masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan layanan KLB juga akan terus dievaluasi pengoperasiannya," jelas Manajer Humas PT KAI Daop 6 itu. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ridwan Kamil Ungkap Dua Klaster Baru Covid-19
     Rapid Test untuk Peserta UTBK SBMPTN di 7 Kampus
    187 KK Tagih Rumah Deret
    Kota Bandung Menuju Zona Hijau, Warga Jangan dulu Euforia
    Gagal di DPD RI Jabar, A Mulyana Coba Peruntungannya di Pilkada Kabupaten Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads