blog counter

PT KAI Lakukan Perawatan dan Perbaikan Jalur Rel Kereta Rawan Longsor

  • Selasa, 9 November 2021 | 16:23:00 WIB
  • 0 Komentar


PT KAI Lakukan Perawatan dan Perbaikan Jalur Rel Kereta  Rawan Longsor
PT KAI lakukan perawatan dan perbaikan rel kereta istimewa

 

JuaraNews, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melakukan perawatan dan perbaikan sarana dan prasarana di sejumlah titik rawan longsor saat musim hujan.


Manager Humasda Daop 2 Bandung, Kuswardoyo mengatakan perbaikan itu dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.


Menurutnya, pada tahun 2020 tercatat sebanyak 44 titik rawan di jalur KA seperti rawan longsor, ambles dan banjir yang disebabkan oleh kondisi alam serta ada beberapa titik lokasi yang perlu diperhatikan terkait dengan keamanan lingkungan.


"Pada 2021 sejumlah perbaikan telah dan terus dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KA termasuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan yang timbul disebabkan kondisi alam yang cukup ekstrim di wilayah Daop 2 Bandung terutama di musim penghujan seperti saat ini," katanya, dalam keterangan persnya, Selasa (9/11/2021).


Dia mengatakan, melalui berbagai upaya perbaikan tersebut, jumlah titik rawan di wilayah Daop 2 saat ini berkurang menjadi 39 titik rawan. Meliputi perbaikan prasarana seperti pembersihan drainase, pembuatan pancangan paku alam dan beton talud penahan tanah, pembuatan pemecah aliran sungai dan lain sebagainya.


"Kehandalan sarana juga menjadi salah satu faktor penentu keselamatan perjalanan kereta api. Oleh karena itu, Daop 2 selalu konsisten dalam melakukan perawatan dan perbaikan setiap komponen sarana guna meminimalisir adanya gangguan selama perjalanan kereta api" ujar Kuswardoyo.


Kemudian, faktor keamanan pun menjadi perhatian khusus Daop 2 Bandung dalam mewujudkan safety no anjlokan. Beberapa gangguan yang terjadi diantaranya kendaraan/orang menemper KA baik di jalur maupun perlintasan sebidang, palang pintu JPL tertabrak, pelemparan terhadap KA dan lain sebagainya.


Guna meminimalisir terjadinya gangguan tersebut, Daop 2 Bandung konsisten dalam melakukan upaya pencegahan diantaranya melaksanakan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, melaksanakan pengawasan dan pengamanan lintas hingga koordinasi kewilayahan setempat.


Salah satu kegiatan yang terus dilakukan oleh PT KAI bersama dengan stakehoder yang ada yaitu dengan melakukan penutupan sejumlah perlintasan liar yang akan menimbulkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan kereta api.


Pada tahun 2021, KAI Daop 2 telah menutup sebanyak 23 perlintasan liar, sementara pada tahun 2020 tercatat sebanyak 20 perlintasan liar yang sudah di tutup.


"Perlunya kepedulian dan kesadaran dari semua pihak pemangku kepentingan untuk bersama-sama mencegah potensi kecelakaan diperlintasan liar dengan tidak mengizinkan dan bersama sama menutup potensi timbulnya perlintasan liar," ujar Kuswardoyo.


"Mari pastikan perjalanan kereta api menjadi perjalanan yang aman, nyaman dan sehat dengan terus bersama-sama mematuhi aturan yang berlaku dan saling mengingatkan terhadap berbagai potensi bahaya yang timbul pada perjalanan kereta api, karena kelalaian dan kondisi alam yang ada," tutup Kuswardoyo. (*)

bas

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Transaksi Temu Bisnis dan Pameran Produk OPOP 2022 Capai Rp42,1 Miliar
Konvensi Nasional Rancangan SKKNI, KKNI dan Skema Okupasi Dorong Pemulihan Sektor Parekraf
El Royale Hotel Bandung Adakan Nobar Piala Dunia 2022
Pegadaian Kanwil Bandung Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur
Pegadaian Taman 3000 Mangrove dan 50 Ekor Tukik
Berita Terdahulu

Editorial


    iklan qposaja

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads