ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Sikapi Soal Virus Corona, Kadisnakertrans Jabar: Dunia Usaha Tak Perlu Panik, tetap Waspada
    Pengawas tenaga kerja melakukan kunjungan

    Sikapi Soal Virus Corona, Kadisnakertrans Jabar: Dunia Usaha Tak Perlu Panik, tetap Waspada

    • Kamis, 30 Januari 2020 | 07:13:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat Ade Afriandi mengimbau dunia usaha dan dunia tenaga kerja tidak perlu takut dan panik dalam menyikapi pemberitaan virus corona.

    Hal itu diungkapkan Ade Afriandi dalam pernyataan tertulis kepada wartawan yang dikirim melalui aplikasi whatsapp, Kamis (30/1/2020).

     “Dunia mulai dibuat khawatir dengan merebaknya wabah virus corona, tidak terkecuali juga Jawa Barat yang memiliki jumlah industri 40 ribu lebih dengan 2.574 perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing, jumlahnya mencapai 21.420 orang TKA,” kata Ade dalam pernyataannya.

    Ia menegaskan, wabah virus dimulai di Wuhan Cina ini hampir mendorong opini untuk mewaspadai TKA asal Cina oleh Disnakertrans Jabar. “Tapi Ini tidak benar. Kita tidak boleh mendiskriminasi dalam antisipasi dengan mencurigai TKA asal negara sumber wabah, tetapi kita perlu antisipasi dengan sosialisasi untuk semua orang. Khususnya para pekerja baik WNI dan WNA bahkan pekerja migran, yang melakukan perjalanan ke negara sumber wabah virus atau negara yg sudah pasti terpapar virus dalam kurun waktu 2 bulan ini,” katanya lagi.

    Ia menegaskan, Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pengawasan Wilayah IV telah melakukan kunjungan ke salah satu perusahaan di wilayah Kab. Bandung Barat. Sesuai fungsinya, lanjut Ade,  Wasnaker memperoleh informasi 3 orang pekerja WNI pernah melakukan perjalanan ke China pada Desember 2019 selama 3 hari.

    “Disosialisasikan untuk tidak perlu takut tapi tetap waspada dan segera berkonsultasi dengan pimpinan perusahaan, Disnakertrans KBB dan Prov Jabar cq UPTD Wasnaker. Selanjutnya akan difasilitasi terkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten maupun Provinsi. Sampai sejauh ini mereka tidak menunjukkan gejala terpapar virus corona ini,” ujar Ade. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gus Ahad: Protokol Kesehatan Wajib Diperhatikan di Lokasi Pengungsian Banjir Bandang Sukabumi
    Wakil Gubernyr Ajak Ulama Jaga Kondusivitas Jabar
    Setiap Tahun Terjadi 2.000 Bencana, Pemprov Siapkan Cetak Biru Budaya Tangguh Bencana Jabar
    139 Dokter Lulusan FK Unisba Laksanakan Sumpah Dokter Secara Online
    Dampak Pandemi Covid-19, Pendapatan Daerah di Jabar Tekor Rp 3,37 Triliun
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads