blog counter

Hot News


Opini


    120 Tukang dan Lulusan SMK Ikuti Pelatihan Sertifikasi Bangunan

    • Kamis, 24 November 2022 | 07:35:00 WIB
    • 0 Komentar


    120 Tukang dan Lulusan SMK Ikuti Pelatihan Sertifikasi Bangunan

     

    JuaraNews, Bandung - Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Lembaga Pelatihan Kerja Teknik Indonesia (LPKTI) menyelenggarakan program pelatihan dan sertifikasi keterampilan kerja bangunan bagi para tukang dan lulusan SMK Bangunan/Konstruksi.

     

    Pelatihan berlangsung selama lima hari dari 17-21 Nopember 2022 dan dilanjutkan proses assesment sertifikasi selama tiga hari oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bina Konstruksi Nusantara. Pelaksanaan kegiatan pelatihan bagi para pekerja di industri konstruksi ini merupakan bagian dari hilirisasi hasil penelitian Unggulan UPI yang diketuai Dr. Lilis Widaningsih, SPd.,MT., dalam peningkatan keterampilan vokasional pekerja bangunan berorientasi sertifikasi keterampilan.

     

    Di latarbelakangi oleh masih besarnya kesenjangan antara tuntutan kualitas pekerja dan sertifikasi keterampilan sebagaimana diatur dalam UU No 2 Tahun 2017 dengan kenyataan di lapangan. Data pekerja di industri konstruksi kurang lebih 8,4 juta, dan yang baru tersertifikasi tidak lebih dari 800.000 orang (9%) saja.

     

    Hal ini tentu saja membutuhkan kerjasama semua pihak untuk bisa bersinergis dalam melakukan percepatan target dan program pemerintah khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) untuk meningkatkan kualitas pekerja konstruksi yang tersertifikasi.

     

    Pemerintah daerah memiliki andil besar untuk bisa memprogramkan kegiatan pelatihan bagi para pekerja ini, mengingat pekerja bangunan merupakan kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses program untuk peningkatan kualitas kerjanya.

     

    Pembukaan acara dilaksanakan pada Kamis (17/11/2022) di Prime Park Hotel Bandung dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung H. Andri Darusman, pimpinan Lembaga Pelatihan Keterampilan Teknik Indonesia Drs. Tia Sugiri, S.T., M.Pd., Ketua Umum ASTTI, H. Dedi Adhiyaksa, sementara dari Universitas Pendidikan Indonesia dihadiri Dr. Lilis Widaningsih, SPd.,MT., yang saat ini mengemban tugas sebagai Ketua Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur dan Sekretaris CoE TVET RC UPI.

     

    Erwin Robiyansyah, SE., MAP, selaku ketua pelaksana kegiatan dari Disnaker menyampaikan laporannya, bahwa kegiatan yang diikuti oleh 120 orang peserta yang sepenuhnya didanai dari dana APBD Kota Bandung tahun 2022. Sementara itu, Lilis Widaningsih, menyampaikan pentingnya peningkatan keterampilan bagi para pekerja bangunan untuk merespons perkembangan teknologi dan material baru di bidang konstruksi yang terus berkembang, di samping peluang dan tantangan yang semakin terbuka dan kompetitif. Di sisi lain, penguatan karakter dan budaya kerja yang masih lemah di kalangan pekerja bangunan menjadi prioritas yang perlu ditekankan dalam materi pelatihan.

     


    Andri Darusman, dalam sambutan pembukaannya memberikan penekanan perlunya setiap lembaga untuk berkolaborasi agar akses terhadap pendidikan dan pelatihan, terlebih dengan sertifikasi kompetensi/keterampilan semakin terbuka bagi para pekerja. Disnaker Kota Bandung telah banyak memprogramkan berbagai kegiatan pelatihan bagi masyarakat untuk bisa mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam berbagai bidang, mengurangi angka pengangguran dan membukakan peluang wirausaha.

     

    Pelatihan yang berlangsung selama 5 (lima) hari dilaksanakan di Kampus Sangga Buana dengan kurikulum pelatihan 32 JPL terdiri dari teori dan praktek lapangan. Instruktur pelatihan berasal dari dosen UPI dan LPKTI yang sudah bersertifikat instruktur dalam bidang konstruksi. Proses assesment dilakukan selama tiga hari oleh 5 orang assesor dan LSP Bina Konstruksi Nusantara yang bersertifikat asesor BNSP.

     

    Program dan kegiatan pelatihan bagi tenaga kerja konstruksi ini selanjutnya akan menjadi program rutin di Disnaker Kota Bandung yang secara bertahap akan semakin meningkatkan peran serta pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas pekerja di sektor konstruksi. (*)

     

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Aktivitas Semeru Meningkat, PVMBG Minta Tak Beraktivitas Dalam Radius 5 Km dan Sepanjang Sungai
    Data Sementara, Gempa Garut Sebabkan 4 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
    Jabar Caang Terangi Empat Kecamatan di Subang
    Penanganan Pascagempa Cianjur, Wagub Jabar Usulkan Rehab Prioritas  Rumah Ibadah dan Sekolah
    Banyak Bangunan Rusak Saat Gempa Cianjur, BMKG: Kontruksi Bangunan Tak Aman Gempa
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads