Hot News


Opini


    Tidak ada Kejelasan Akan Kontrak Kerja, Eko Adukan BDS ke Disnakertrans Jabar

    • Rabu, 15 September 2021 | 15:24:00 WIB
    • 0 Komentar


    Tidak ada Kejelasan Akan Kontrak Kerja, Eko Adukan BDS ke Disnakertrans Jabar
    Eko Krismantoro bas

     

    JuaraNews, Bandung - Eko Krismantoro karyawan PT Borsya Digital Smartindo (BDS) Bandung dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja sejak Maret 2021.


    Eko menjelaskan pada April 2021, kurang lebih 6 pegawai dijajaran Manajemen di perusahaan ia bekerja menerima surat dari direktur PT BDS berisi pembekuan operasional. sementara itu proses kerja dilaksanakan Work From Home (WFH).


    Lantaran sudah berbulan-bulan melaksanakan WFH, Eko berupa menanyakan ke manajemen perusahaan dalam hal ini bapak Ahmad Setiawan selaku direktur IT. Hal itu dikarenakan tidak ada kejelasan sama sekali mengenai status apakah masih WHF atau di PHK.


    Selain itu, perusahaan juga tidak membayarkan kewajiban upah atau gaji bagi kepada karyawannya selama WFH termasuk juga uang Tunjangan Hari Raya (THR) IdulFitri 2021.


    "Kabarnya empat jajaran manajemen sudah kembali bekerja di BDS. Status saya (Eko Krismayanto) apakah masih bekerja atau di PHK? Inikan belum ada kejelasan," katanya, Rabu (15/9/2021).


    Eko diperusahaan ia bekerja sebagai direktur marketing mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan, termasuk mencoba menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan.


    "Beberapa proses komunikasi lewat HP serta mediasi secara pribadi sudah di lakukan, namun mendapatkan jawaban dari perusahaan untuk memohon bersabar dan menunggu dulu karena belum ada operasional guna membiayai perusahaan," tandasnya.


    Eko menambahkan ia sudah melaporkan kasus ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat yang selanjutnya meminta adanya mediasi dengan perusahaan ia bekerja. Hal itu Sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalah tersebut. "Harapan ada tanggapan dari pihak perusahaan dan kita bisa ketemu antara saya didampingi pengacara," tutupnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gubernur Jabar: Masuk Dunia Digital, Banyak UMKM tak Siap Lonjakan Permintaan Pasar
    Komisi I DPRD Jabar Minta KPU Daerah Samakan Persepsi Terkait Piplres 2024
    Gebyar Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek 2021 Wujudkan Program Link and Super Match
    Danseskoad Meninjau KKL Studi Wilayah Pertahanan Pasis Dikreg LXI Seskoad
    Demokrat: Bukti yang diberikan Moeldoko di Pengadilan Tidak Nyambung!
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads