blog counter

Tan Deseng Maestro Karawitan Sunda Meninggal Dunia, Boy Worang: Seniman Karawitan Sunda Berkurang

  • Senin, 7 November 2022 | 10:43:00 WIB
  • 0 Komentar


Tan Deseng Maestro Karawitan Sunda Meninggal Dunia, Boy Worang: Seniman Karawitan Sunda Berkurang
Maestro Karawitan Sunda Tan Deseng meninggal dunia di RS Rajawali, Kota Bandung, Minggu (06/11/2022) (Istimewa)

JuaraNews, Bandung – Kepergian Tan Deseng meninggalkan duka mendalam bagi rekan seniman seperjuangan. Selama ini, Tan Deseng dikenal sebagai musisi, seniman, dan budayawan bidang Karawitan Sunda. Meninggalnya Tan, seniman Karawitan Sunda semakin berkurang.


"Saya sebagai sahabat, sangat kehilangan atas meninggalnya beliau," kata Boy Worang, sahabat Tan Deseng dikutip iNews.id, Senin (07/11/2022).


Menurut dia, Tan Deseng adalah seniman yang sangat menguasai seni Karawitan Sunda.

"Dia tak hanya tahu, tapi bisa memainkannya (Karawitan Sunda). Makanya, dia (almarhum Tan Deseng) dapat gelar maestro dari pemerintah. Dia sangat menguasai," kata Boy Worang.


Boy Worang menyatakan, dengan meninggalnya Tan, jumlah seniman yang menguasai Karawitan Sunda berkurang. Apalagi saat ini seni musik tradisional Sunda itu semakin jarang disentuh oleh generasi saat ini.


"Selama ini, dia (Tan) fokus di Karawitan. Kalau saya di drama. Kami hanya beda jurusan. Tapi saya sangat tau kiprah dan kemampuan dia (Tan)," ujar Boy Worang.


Diketahui, Maestro Karawitan Sunda Tan Deseng meninggal dunia pada pada Minggu (06/11/2022) sekitar pukul 13.30 WIB di Rumah Sakit Rajawali, Kota Bandung. Tan meninggal pada usia 80 tahun karena sakit.


Saat ini, almarhum disemayamkan di rumah duka, Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP), Jalan Nana Rohana, Warung Muncang, Kota Bandung. Rencananya, almarhum akan disemayamkan di rumah duka hingga tiga hari ke depan.


Selama ini, Tan yang meninggalkan tiga anak, dua perempuan dan satu laki laki ini hidup berpindah-pindah dari satu kontrakan ke kontrakan lain. Tan Deseng dikenal sebagai maestro Sunda bidang Karawitan. Dia dikenal sebagai musisi, seniman, dan budayawan. Gelar maestro diberikan kepada Tan Deseng oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 2015 silam.(*)

Aep

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Jabar Bergerak Bantu Kebutuhan Lapangan Korban Gempa Cianjur
Densus 88 Amankan Terduga Teroris dari Empat Lokasi di Sukoharjo
Buka Road to Hakordia 2022, Ketua KPK Sebut Terima 268 Laporan Dugaann Korupsi di Jatim
Jabar Saber Hoaks Berjibaku Klarifikasi Puluhan Hoaks Gempa Cianjur
Pasca Gempa Cianjur, DKPP Jabar Inventarisasi Hewan Ternak
Berita Terdahulu

Editorial


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads