free hit counter code HUT Ke-21, Demokrat Gelar Baksos Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter
HUT Ke-21, Demokrat Gelar Baksos Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM
Bas DPD Demokrat Jawa Barat menggelar syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Partai Demokrat.

HUT Ke-21, Demokrat Gelar Baksos Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM

  • Jumat, 9 September 2022 | 20:27:00 WIB
  • 0 Komentar

 

JuaraNews, Bandung - DPD Demokrat Jawa Barat menggelar syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Partai Demokrat.

 

Syukuran di gelar di Kantor DPD Partai Demokrat Jabar, di Kompleks Surapati core, Jalan Pasupati, Kota Bandung, Jumat (9/9/2022).

 

 

Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Anton Sukartono Suratto mengatakan selain mengadakan syukuran pihaknya juga akan melaksanakan berbagai kegiatan di 27 DPC Demokrat di Jabar.

 

Seperti, Bakti Sosial Pembagian Sembako, Santunan Anak Yatim, Jalan Sehat dan sebagainya serentak di di 27 DPC sampai akhir September 2020.

 

Untuk kegiatan bakti sosial, kata Anton salah satu upaya partai berlambang mercy meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga BBM bersubsidi.

 

"Sekarang kan masyarakat lagi susah gara-gara BBM naik, ini mudah-mudahan kita berulang tahun, kita bisa berbagi dengan sesama minimal bagi-bagi sembako kepada masyarakat yang tersampaikan," katanya.

 

Terkait kenaikan harga BBM, Anton mengatakan partainya baik di tingkat pusat maupun daerah satu suara dengan tegas menolak.

 

Dia menilai, pihaknya belum lihat pemerintah ini melakukan yang terbaik, misalnya menaikkan pajak untuk batubara atau yang lainnya. Sedangkan itu merupakan berefek langsung kepada masyarakat. 

 

"Kami partai demokrat menolak kenaikan BBM bersubsidi," tandasnya.

 

Langkah-langkah penolakan, katanya, pihaknya terus menyuarakan hal tersebut di legislatif, DPR RI, DPRD Provinsi sampai tingkat DPRD Kota/Kabupaten.

 

"Kita tetap mendengungkan, karena di fraksi di setiap sidang dan kalau masalah walk out, itu tidak ada pengambilan keputusan. Nah kita walk out. Tapi kalau kita masalah menolak ya kita menolak," tutupnya. (*)

 

bas

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Johan J Anwari: Disabilitas Punya Hak yang Sama
Legislator Minta PPDB Zonasi Jadi Bahan Evaluasi
Cegah Bullying di Sekolah, Ini Tips Pencegahannya
Dinkes Sebut 2 Daerah di Jabar Kasus TBCnya Tinggi
Ridwan Kamil Sebaiknya Tetap di Jawa Barat

Editorial



    sponsored links