blog counter

Hot News


Opini


    Komnas HAM: Pembunuhan Brigadir J Dilatari Kekerasan Seksual

    • Kamis, 1 September 2022 | 22:19:00 WIB
    • 0 Komentar


    Komnas HAM: Pembunuhan Brigadir J  Dilatari Kekerasan Seksual
    Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto di Komnas HAM, Kamis (1/9/2022) (Foto: iNews.id)

    JAKARTA, Juaranews – Komisi Nasional HAM melaporkan adanya extrajudicial killing dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Laporan yang telah diserahkan oleh Komnas HAM kepada Timus Polri itu didasari oleh hasil investigasi Komnas HAM atas kasus yang terkait.

    Irwasum Polri, Komjen Pol. Agung Budi Maryoto mengatakan terdapat tiga perbedaan substansi mendasar terkait laporan Komnas HAM, Pertama adalah extrajudicial killing atau pembunuhan di luar proses hukum atau putusan.

    "Substansi yang pertama, yakni extrajudicial killing, kasus pembunuhan di luar proses hukum. Kalau di Indonesia dikenal dengan pasal 340. Kalau Komnas HAM extrajudicial killing," kata Agung dalam jumpa pers di Komnas HAM, Kamis, (01/09/2022).

    Lalu, dalam rekomendasi itu Komnas HAM menyebutkan tidak ada tindak pidana kekerasan atau penganiayaan. Serta yang ketiga adalah adanya tindak obstruction of justice atau upaya menghalang-halangi proses hukum.

    "Ketiga, adanya kejahatan atau tindak pidana obstruction of justice. Kebetulan oleh penyidik, Timsus juga sedang dilakukan langkah-langkah penanganan terhadap tindak pidana obstruction of justice," kata dia. Untuk obstruction of justice, kata Agung, pihaknya sudah menahan 6 orang, yakni saudara FS, BJP HK, KBP ANP, AKBP AR, Kompol BW, Kompol CP.

    "Penyidik saat ini sedang melakukan pemberkasan terhadap keenam orang itu. Terhadap keenam tersangka OJ ini, divisi propam akan segera menyidangkan kode etik terhadap keenam orang tersebut. Bahkan saat ini sudah mulai, Kompol CP," ucapnya.

    Selain itu, Komnas HAM pun melaporkan dalam kasus tersebut ditemukan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Hal ini dikemukakan oleh Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara saat jumpa pers kasus ini, Kamis (1/9/2022).

    "Setelah analisis faktual Konstruksi peristiwa disampaikan terkait peristiwa kematian Brigadir J extrajudical killing. Ada dugaan kekerasan seksual di Magelang menjadi latar belakang, terkait dengan perencanaan pembunuhan," ujar Beka.

    Aep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Rangkaian HUT Ke-58, Golkar Jabar Akan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Umroh
    Wapres: Stunting Ganggu Raihan Produktifitas Anak ketika Dewasa
    Jaksa Tuntut Indra 15 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar
    Tak Hanya Rekening Lukas Enembe, Rekening Yulce Wenda, Istri Lukas, pun Diblokir KPK
    Diperiksa Sebagai Saksi, Istri dan Anak Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads