blog counter

Hot News


Opini


  • Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam
    Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam

    KEMENAG mengajak generasi milenial pegiat fesyen untuk ambil bagian menghidupkan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 pada 20–22 Oktober 2022 mendatang.

    Pengembangan Koperasi Tak Kalah Penting Dari Infrastruktur

    • Rabu, 24 November 2021 | 10:12:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pengembangan Koperasi Tak Kalah Penting Dari Infrastruktur

     

    JuaraNews, Bandung - Pengembangan koperasi di Indonesia saat ini dinilai cukup penting di tengah masifnya pinjaman online (Pinjol) Ilegal. Selain itu pengembangan koperasi juga salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.


    Ketua Alumni Muda Unpad Fuad Rinaldi mengatakan koperasi menjadi soko guru perekenomian masyarakat Indonesia, katanya
    dengan adanya koperasi mungkin saat ini masyarakat tidak di serang dengan banyaknya atau maraknya Pinjol Ilegal.


    "Banyak masyarakat terjerat hutang Pinjol bahkan banyak korbannya sampai memutuskan bunuh diri. Fenomena seperti ini saya pikir tidak boleh dianggap enteng dan menganggap bunuh diri menjadi masalah yang sangat personal," kata Fuad di Bandung, Rabu (24/11/2021).


    Fuad yang juga kader Sekolah Pemikiran Pendiri Bangsa (Megawati Institute) mengatakan proyek membangun koperasi tidak kalah penting dengan proyek infrastruktur. Menurutnya, koperasi berbasis komunitas dan kebutuhan masyarakat adalah hal yang mendasar.


    "Hemat saya ketika koperasi berbasis komunitas tersebut cukup kuat kenapa tidak melakukan ekspansi keanggotaan menjadi lebih luas lagi cakupannya," ujarnya.


    Oleh karena itu, Fuad menyebut bahwa pemerintah harus lebih keras lagi dalam bekerja memberikan suatu ekosistem yang baik buat masyarakat menengah kebawah dalam hal pembangunan berjangka ekonomi mereka.

    "Sehingga ini juga yang menjadi faktor bahwa pemerintah tidak ingin rakyatnya tercebak di dalam masyarakat yang masuk pada fase middle income trap," tuturnya.

    Fuad menyampaikan bahwa sudah saatnya koperasi kembalikan kepada nafas perjuangannya sebagai menjadi penyelamat rakyat disaat susah.

    "Jangan adalagi pikiran koperasi itu adalah rentenir gaya baru. Kepada bapak Jokowi kembalikanlah kedaulatan ekonomi dari rakyat untuk rakyat dengan Koperasi sehingga kedepannya rakyat Indonesia akan menjadi Tuan di tanahnya sendiri," tuturnya.

    Meski begitu, Fuad tetap mendukung Presiden Jokowi dalam melakukan pemerataan pembangunan dan percepatan pembangunan.

    Lebih jauh, Fuad mengungkapkan bahwa pada awal diperkenalkan koperasi di Indonesia oleh Patih R. Aria Wiria Atmaja pada tahun 1896, karena melihat banyaknya para pegawai negeri di masa Hindia Belanda tersiksa dan menderita akibat bunga yang terlalu tinggi dari rentenir yang memberikan pinjaman bunga.

    "Sang proklamator Bung Hatta mengusulkan didirikannya 3 macam Koperasi yang pertama adalah koperasi konsumsi yang terutama melayani kebutuhan kaum buruh dan pegawai. Kedua koperasi produksi buat nelayan dan petani dan ketiga adalah koperasi kredit buat pengusaha dan pedagang kecil," ungkapnya.

    "Koperasi dibenak Bung Hatta dia bukan bertujuan utama mencari laba atau keuntungan sebesar besarnya akan tetapi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bersama anggota koperasi," tandasnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    31 Parpol Daftar Pemilu 2024, Baru 21 yang Melengkapi Dokumen ke KPU
    Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J, Penyidik Polres Jaksel dan Polda Metro Diperiksa Irsus Polri
    Penyidikan Kasus Dengan Terlapor Brigadir J Dihetikan. Polri: Tidak Ditemukan Peristiwa Pidana
    Wagub Uu Tanggapi Tingginya Angka Perceraian di Jabar
    Tebing 40 Meter Longsor Tutup Total Jalur Tasikmalaya-Pangandaran
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads