free hit counter code Kampus Merdeka Siapkan Lulusan untuk Hadapi Tantangan Global - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


Opini


    Kampus Merdeka Siapkan Lulusan untuk Hadapi Tantangan Global
    Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH. (Foto: Istimewa).

    Kampus Merdeka Siapkan Lulusan untuk Hadapi Tantangan Global

     

    JuaraNews, Bandung - Perkembangan teknologi yang semakin pesat telah membawa pengaruh di berbagai bidang kehidupan manusia, salah satunya bidang pekerjaan. Hadirnya revolusi industri 4.0 di tengah masyarakat rupanya telah berhasil menghilangkan berbagai jenis pekerjaan dan menggantinya dengan mesin.

     

    Merespon hal tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., mendorong perguruan tinggi untuk dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi harus mempersiapkan lulusannya dengan baik, karena ketika lulus, tantangan dan dunia kerja yang mereka hadapi akan berbeda.

     

    “Dampak revolusi industri selama 10 tahun ke depan akan menghilangkan 23 juta pekerjaan dan digantikan oleh automation atau robot. Namun, hal ini juga membuka peluang 27-46 juta pekerjaan baru dan 10 juta di antaranya merupakan pekerjaan yang belum pernah ada. Ini menjadi tantangan bagi perguruan tinggi untuk menyiapkan lulusan yang nantinya akan menghadapi satu dunia yang belum ada saat ini,” kata Prof. Nizam dalam keterangan yang diterima, Jumat (2/7/2021).

     

    Oleh karena itu, dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif dan kreatif , Prof. Nizam mengatakan, perguruan tinggi harus berani melakukan dokontruksi atau transformasi dari pendekatan konvensional lorong sempit keilmuan menjadi pendekatan yang lebih merdeka. Menurutnya, kampus merdeka bisa menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi maupun bakat sesuai cita-cita dan kapasitas mereka.

     

    “Dalam kebijakan kampus merdeka, mahasiswa berkesampatan untuk mengambil satu semester atau 20 sks untuk belajar di prodi lain. Kemudian, dua semester atau 40 SKS di kampus kehidupan. Dengan begitu, selama lima semester mereka bisa menguatkan core keilmuannya dan di tiga semeter lain, bisa memperluas ruang kreatif sebelum memasuki dunia profesinya,” jelasnya.

     

    Sementara itu, Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH., mengatakan, perkembangan teknologi informasi dan keberadaan mahasiswa milenial membutuhkan perhatian yang serius. Sehingga untuk menciptakan proses pembelajaran yang nyaman, beliau mengihmbau para dosen untuk bisa menciptakan suasana belajar yang tidak kaku agar mahasiswa bisa bebas mengeksplorasi ilmu pengetahuan dengan leluasa.

     

    “Layanan pendidikan yang prima, merupakan conditio sine quanon dengan melibatkan potensi sumber daya yang ada sesuai dengan tuntutan lingkungan internal dan eksternal, kemudian meningkatkan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Maka kita perlu memperkuat komitmen tersebut demi tercapainya kemajuan Unisba,” ucap Prof. Edi.

     

    Selain itu, Rektor mengatakan, pengembangan kampus yang berbasis teknologi harus dibarengi dengan kerjasama berbagai pihak yang ada di dalamnya. Dalam program kampus merdeka dan merdeka belajar, peran kerjasama tidak dapat diabaikan.

     

    Oleh karena itu ke depan, beliau berkomitmen kerja sama yang dilakukan oleh Unisba tidak hanya sebatas dokumen saja tetapi akan diiringi langsung dengan eksekusi program.

     

    “Selaku rektor saya juga mempunyai imajinasi tentang Unisba ke depan, tidak hanya sekedar menghasilkan tenaga sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi tinggi dan berahlakul karimah.

     

    "Unisba masa depan harus berikhtiar bersama-sama masyarakat, dosen, tendik dan mahasiswa dalam mengembangkan kemitraan yang kritikal kreatif untuk menghadirkan manfaat, pengetahuan, dan warga masyarakat masa depan. Perubahan lingkungan direspon dengan cepat dan tepat dan perkembangan teknologi diadaptasi tanpa melupakan nilai pijakan yaitu Islam," tutupnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / jn

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    FKP3D-KBB Gaspol Dukung  Steve Ewon Jadi Cabup KBB
    Warga Bandung Tewas Kena Kabel, Pemkot Lakukan Ini
    Relawan SAE Dukung Penuh Ewon Jadi Cabup KBB
    Figur dan Kriteria Steve Ewon Dimata Partai Golkar
    Bandung Siap Jadi Kota Layak Anak di 2024

    Editorial


      Info Kota


        Inspirasi