Hot News


Opini


    Jadikan Kembali Jabar Sebagai Lumbung Padi Nasional, Dan Jangan Turunkan Anggaran Irigasi



    Jadikan Kembali Jabar Sebagai Lumbung Padi Nasional, Dan Jangan Turunkan Anggaran Irigasi

     

    JuaraNews, Bandung - Komisi IV DPRD Jawa Barat berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak menurunkan alokasi anggaran untuk proyek pekerjaan di Situ Rawa Kalong. Pada 2021, Pemprov Jabar telah mengalokasikan anggaran sebesar 20,5 miliar untuk pekerjaan Situ Rawa Kalong.

     

    Kendati demikian, ditahun sebelumnya Pemprov Jabar sempat menurunkan anggaran hingga Rp 4,2 miliar dari total anggaran sebesar Rp32 miliar.

     

    Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Zulkifli Chaniago menyebut, masih ada proyek lain yang harus diselesaikan, yaitu Daerah Irigasi Cihoe-Cikompeni. Selain itu, proyek tersebut juga harus mendapatkan anggaran yang proporsional meskipun itu amanat dari APBN, yakni Dana Alokasi Khusus (DAK).

     

    "Yang pertama tentu saja yang sempat agak panjang menjadi bahan diskusi adalah terkait dengan pekerjaan di Situ Rawa Kalong," ucapnya.

     

    Ia berpesan, jangan sampai seperti anggaran sebelumnya, dari Rp32 miliar turun menjadi Rp4,5 miliar. "Ada pekerjaan lain juga yang menjadi amanat dari APBN yaitu DAK terkait dengan daerah irigasi yang juga harus dituntaskan, yaitu Daerah Irigasi Cihoe-Cikompeni yang didanai sekitar 23 miliar," pesannya.

     

    Ia berharap, dengan luas sekitar 2100 hektar yang akan diairi oleh irigasi Rawa Kalong ini bisa merealisasikan Jawa Barat menjadi daerah lumbung padi nasional. "Kami terharap sesungguhnya masing-masing UPTD memberikan satu Daerah Irigasi tuntas untuk merealisasikan Jabar sebagai lumbung padi nasional," harapnya.

     

    "Kalau itu terwujud maka Jawa Barat sebagai daerah pertama dengan jumlah penduduk 20 persen dari penduduk Indonesia yang bisa berkontribusi kepada pembangunan secara nasional," tandasnya. (*)

    Oleh: satria negara / stn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sugianto Nangolah Sambut Baik Pembahasan Rapat Paripurna Terkait Perda Desa Wisata
    PPKM Diperpanjang, Sugianto Nangolah Minta Masyarakat Patuh
    Sugianto Nangolah: Perpanjangan PPKM Untuk Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19
    Sugianto Nangolah Minta Masyarakat Tak Sebarkan Berita Hoaks Vaksinasi Covid-19
    PPKM Darurat, SBH: Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijaga
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads