Hot News


Opini


    Proyek Teluk Jambe Butuh Kucuran Anggaran 1 Triliun



    Proyek Teluk Jambe Butuh Kucuran Anggaran 1 Triliun
    Anggota DPRD Jabar Fraksi Demokrat Zulkifli Chaniago Dokumentasi pribadi

     

    JuaraNews, Bandung - Teluk Jambe Kabupaten Bekasi yang perlu difungsikan sebagai pengendali banjir seperti Banjir Kanal Timur (BKT) yang terletak di Provinsi DKI Jakarta. Kendati demikian, dalam pembangunan proyek Teluk Jambe diperlukan anggaran yang sangat besar.

     

    Hal itu diungkapkan, Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Zulkifli Chaniago, beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan, proyek tersebut menyangkut lima kabupaten kota, di antaranya Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan melibatkan BBWS 2 Wilayah besar yaitu Citarum dan Ciliwung.

     

    "Pembangunan kanal ini berkaitan dengan dua sungai besar, memang anggarannya tidak sedikit, kemarin perhitungan sementara sekitar 1 trilliun , tapi kita liat karena ini menyangkut lima Kabupaten/ Kota serta melibatkan BBWS 2 wilayah besar sungai yaitu Ciliwung dan Citarum," ujarnya.

     

    Menurutnya, perlu adanya sinergitas dari lintas departemen agar koordinasinya lebih mudah dan cepat.

     

    "Saya kira butuh lintas departemen, lintas kabupaten kota yang saya harapkan bisa bersinergi dengan baik," tuturnya.

     

    Zulkifli berharap, Teluk Jambe diinginkan untuk bisa difungsikan seperti BKT yang mempunyai panjang kurang lebih 20 KM hingga ujungnya di Pantura.

     

    Ia menyebut, banjir di Kabupaten Bekasi ini sangat meresahkan, karena jalan sekelas Tol Jakarta - Cikampek (Japek) KM 19 sampai terendam dan terputus aksesnya yang perlu dicarikan solusinya serta memerlukan anggaran yang besar karena jika tidak segera diselesaikan, banjir tersebut akan terjadi terus menerus.

     

    "Salah satu solusinya adalah pembangunan seperti BKT, karena ini berkaitan dengan dua sungai besar Citarum dan Ciliwung dan kalau tidak secepatnya di handle maka banjir akan terus terjadi," tandasnya. (*)

    Oleh: satria negara / stn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sugianto Nangolah Sambut Baik Pembahasan Rapat Paripurna Terkait Perda Desa Wisata
    PPKM Diperpanjang, Sugianto Nangolah Minta Masyarakat Patuh
    Sugianto Nangolah: Perpanjangan PPKM Untuk Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19
    Sugianto Nangolah Minta Masyarakat Tak Sebarkan Berita Hoaks Vaksinasi Covid-19
    PPKM Darurat, SBH: Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijaga
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads