Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Penting! Diklat Jabatan Fungsional Penyelidik Bumi Pertama



    Penting! Diklat Jabatan Fungsional Penyelidik Bumi Pertama

    JuaraNews, Bandung - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM memprioritaskan aparatur sipil negara (ASN) dengan jabatan Penyelidik Bumi mengikuti Diklat Jabatan Fungsional Penyelidik Bumi Pertama.

     

    Penyelidik bumi adalah ASN dengan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak penuh untuk melaksanakan kegiatan penyelidikan kebumian sesuai undang-undang. Penyelidikan kebumian dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi melalui banyak proses.


    Sebut saja perencanaan, persiapan, penyelidikan, pengujian laboratorium, dan pengelohan hasil penyelidikan, pembuatan peta, laporan penyelidikan, serta menyebarluaskan hasil penyelidikan kebumian, serta mengembangkan metode dan teknologi yang terkait.


    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral merupakan instansi pembina dari jabatan fungsional penyelidik bumi. Jenjang jabatan fungsional penyelidik bumi terdiri dari tingkat pertama, madya, dan utama.


    Tingkatan ini sesuai Permen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2013 dan peraturan Bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 34 Tahun 2013 dan Nomor 32 Tahun 2013.


    Peraturan tersebut juga mengatur persyaratan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme penyelidik bumi yang akan naik jabatan setingkat lebih tinggi.

    Mereka harus mengkuti dan lulus pendidikan pelatihan penjenjangan. Koordinator Kepegawaian dan Organisasi Badan Geologi, Amin Hamidi resmi membuka diklat ini, Senin (22/3) pagi, secara tatap muka, di Gedung Diklat PPSDM Geominerba Bandung.

    Dengan menekankan protokol kesehatan, tercatat 14 peserta mengikuti diklat yang berlangsung selama 10 hari (22-31 Maret). Mereka akan memperoleh materi yaitu Dokumentasi Penyelidikan Kebumian Penyelidik Bumi Muda, Dokumen Pengembangan Profesi Penyelidik Bumi Muda, dan Pengajuan DUPAK. Selain itu juga para peserta akan melakukan praktik Penyelidikan Kebumian Penyelidik Bumi Muda, dan diakhiri dengan Presentasi Kertas Kerja dan Wawancara. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sambil Ngabuburit, Ketum AHY Silaturahmi dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu
    Silaturahmi Kebangsaan AHY dan Ahmad Syaikhu, Bahas Penanganan Pandemi Covid-19
    Sekolah Murid Merdeka Buka Layanan Sekolah PAUD Gratis
    Pelaku UMKM dan Koperasi Jadi Bidikan BPJS Kesehatan untuk Program JKN-KIS
    KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, DPR RI: Perlu Peremajaan Alutsista Indonesia
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads