PPSDM Geominerba Bersama PT SIS Gelar Diklat Uji Kompetensi POP

  • Senin, 22 Februari 2021 | 17:52:00 WIB
  • 0 Komentar


PPSDM Geominerba Bersama PT SIS Gelar Diklat Uji Kompetensi POP

JuaraNews, Bandung - Di tengah pandemi Covid-19, PPSDM Geominerba bekerja sama dengan PT Saptaindra Sejati (PT SIS) menyelenggarakan Diklat Pemenuhan dan Uji Kompetensi Pengawas Operasional Pertama (POP) pada Pertambangan.


Meski dilakukan secara online, namun hal ini tidak menyurutkan semangat para pegawai PT SIS untuk mempelajari seluruh aspek yang harus dimiliki oleh pengawas operasional pertama sesuai peraturan Menteri ESDM Nomor 43 Tahun 2016 tanggal 8 Desember 2016 tentang penetapan dan pemberlakuan standar kompetensi kerja khusus pengawas operasional di bidang pertambangan mineral dan batubara.


Kompetensi yang wajib dimiliki oleh seorang untuk menjadi pengawas operasional pertama, yaitu melaksanakan peraturan Perundang-undangan terkait keselamatan pertambangan, melaksanakan tugas dan tanggung jawab keselamatan pertambangan pada area yang menjadi tanggung jawabnya.


Selain itu, melaksanakan pertemuan keselamatan pertambangan terencana kerja, dan melaksanakan investigasi kecelakaan.
Selain itu, melaksanakan identifikasi bahaya dan pengendalian risiko, melaksanakan peraturan perundang-undangan terkait perlindungan lingkungan, melaksanakan inspeksi, dan melaksanakan analisis keselamatan pekerjaan.


Kepala Koordinator Penyelenggara dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM, Ade Hidayat membuka diklat pagi tadi (22/1) secara online.
Tercatat sebanyak empat belas orang yang berasal dari PT SIS mengikuti diklat yang akan berlangsung selama enam hari (22-27 Februari 2021).

"Diharapkan setelah mengikuti diklat ini para peserta dapat lebih meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap mental yang konsisten antara konsep keselamatan dan kesehatan kerja serta Teknik pengelolaan lingkungan hidup dengan program penerapannya pada kegiatan usaha pertambangan,"ucapnya, Senin (22/2/2021).


Selain itu juga para peserta dapat mewujudkan good mining practices secara komprehensif dan terintegrasi, sehingga dapat dipastikan terlaksananya konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development). (*)

bas

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Kampung Tangguh Jaya Dinilai Mampu Tekan Laju Penularan Covid-19 di Bodebek
Tinjau Lokasi Pengungsian di Subang, PPLIPI Jabar Serahkan 100 Paket Sembako
Duit Pajak Digondol Koruptor di Kemenkeu, Anggota DPR Ini Geram
Kembangkan Teknologi Biogro, Balai Mektan Berhasil Tingkatkan Produksi Padi Hampir 100 %
Cukai Rokok Dinaikkan, Komisi XI: Pemerintah Juga Harus Beri Insentif Bagi Petani Tembakau
Berita Terdahulu

Editorial


    Pos Indonesia kanan

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads