Hot News


JN-TAM

Opini


  • Kang Hariyawan
    Kang Hariyawan

    KANG Hariyawan sosok wartawan dan penulis yang kalem, tenang, sedikit bicara, dan banyak bekerja.

    Pemerintah Diminta Stop Ketergantungan Impor Garam



    Pemerintah Diminta Stop Ketergantungan Impor Garam

     

    JuaraNews, Bandung - Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat meminta pemerintah untuk mengakhiri impor garam. Hal itu untuk menyerap hasil garam dalam negeri.


    Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat Dede Sunendar mengatakan Jawa Barat salah satu provinsi penghasilan garam besar Indonesia. Dengan rata pendapatan 300-400 ribu ton setiap tahunnya.


    Namun, katanya dengan kebijakan impor produksi garam di Jawa Barat tidak terserap dengan maksimal. Bahkan, ungkapnya diperparah adanya pandemi Covid-19 hasil garam pun menurun sampai sampai 80 persen.


    "Kalau di stop saja impor garam kita sebetulnya mencukupi," ucapnya, Rabu (3/2/2021).


    Dia mengatakan, jika ini tidak diatasi dengan baik, ditakutkan ketergantungan impor masih terus dilakukan, padahal stok di dalam negeri sendiri masih mencukupi.


    "Ini yang jadi PR bersama dan menjadi bahan pembahas. Logikanya garap dulu garam kita kemudian kekurangannya impor," tandasnya.


    Dia menambahkan, persoalan garam ini menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak, hal itu dikarenakan pembahasan garam ini tidak cukup dengan kebijakan kota/kabupaten, provinsi bahkan nasional. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wakil Wali Kota Bandung: Kalau Memungkinkan, Saya Siap Divaksin
    Pengamat: Revisi UU ITE Sebaiknya Lihat Dari Luar Negeri
    Pemkot Bandung bakal Tambah Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19
    Pemerintah Bangun Jalur Kerta Api Ganda antara Kiaracondong-Cicalengka
    Libur Imlek, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads