Hot News


Opini


  • Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam
    Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam

    PEMUDA adalah pelopor perubahan di tangannya estapet kepemimpinan akan dilanjutkan. Untuk membentuk pemuda yang berjiwa pemimpin memerlukan banyak dukungan.

    DPRD Jabar Dukung Adanya Pemangkasan Waktu Pelaksanaan Pemberian Vaksin

    • Selasa, 5 Januari 2021 | 17:01:00 WIB
    • 0 Komentar


    DPRD Jabar Dukung Adanya Pemangkasan Waktu Pelaksanaan Pemberian Vaksin
    Wakil Ketua DPRD Jabar, Oleh Soleh (Foto: JuaraNews/Abbas)

     

    JuaraNews, Bandung - DPRD Jawa Barat mendukung langkah Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk mengusulkan adanya pemangkasan waktu pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19.  

     

    Wakil Ketua DPRD Jabar, Oleh Soleh mengatakan, Adanya vaksinasi yang dipercepat ini juga lebih penting kemudian waktu pelaksanaan vaksinasi dipercepat juga dari target 15 bulan menjadi 12 bulan.   

     

    "Saya sepakat denga Gubernur Jabar Ridwan Kamil kalau batasan vaksinisasi Covid-19 menjadi 6 bulan saja. Semakin cepat semakin baik," katanya, usai  menghadiri rapat mingguan Covid-19 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (5/1/2021).  

    Sebagai pimpinan DPRD Jabar, dia mmengajak kepada seluruh masyarakat Jabar tidak terkecuali sukseskan vaksinasi Covid-19. 

     

    Menurutnya, vaksinasi Covid-19 menjadi penting bagi semua pihak sebagai ikhtiar agar tubuh bisa terbebas dari ancaman virus Covid-19. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Jabar untuk mendukung langkah pemerintah serta meyakini bahwa Jabar harus segera keluar dari penderitaan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.  

     

    Selain itu, ia juga memaparkan, tingkat kesembuhan cukup meningkat di angka 85 persen sementara kesembuhan di level nasional 82 persen. Sedangkan, tingkat kematian berkurang 1,3 persen dan rata-rata di level nasional 3 persen. 

     

    Di samping itu, masih terdapat daerah yang berstatus zona merah Covid-19 di Jabar, seperti Kabupaten Karawang, Cirebon, Kota Tasikmalaya, Depok, dan Bekasi. Hal tersebut juga berpengaruh terhadap kepastian terkait pembelajaran tatap muka. 

     "Dengan faktor-faktor seperti ini tentu pergerakan ekonomi juga menjadi lambat," pungkasnya.  

     

    Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menilai waktu 15 bulan yang keluarkan oleh pemerintah pusat untuk menyelesaikan pemaksinan Covid-19 terlalu lama dilaksanakan.   

     

    Maka dari itu, pihaknya akan mengusulkan kepada pemerintah pusat adanya pemangkasan waktu pelaksanaan vaksinisasi Covid-19 tersebut, sebagaimana diketahui, kata Emil lama waktu proses pemaksinan setiap satu orang akan menghabiskan waktu 45 menit. 

     

     "Informasi yang di dapat vaksinasi ini selesai 15 bulan,  menurut kami kelamaan berarti pertengahan tahun 2022 orang terakhir di vaksin," kata Emil usai rapat mingguan Covid-19 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (5/1/2021).  

     

    "Bisa tidak kita simulasikan 12 bulan bahkan 6 bulan," tambahnya. (*)  

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ikuti Kebijakan Pemerintah Pusat, Jabar akan Perpanjangan PPKM
    Mendikbud: Keinginan Daerah Membuka Pembelajaran Tatap Muka Masih Rendah
    Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi, Pemerintah Akan Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari
    Banjir Bandang di Gunung Mas, Ratusan KK Mengungsi. Wagub Minta Prokes Diperketat
    Tingkat Kepatuhan Pakai Masker dan Jaga Jarak Warga Jabar Berdasarkan Survei BNPB
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads