Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Jabar Dinilai Punya Manajemen Sangat Baik Soal Penanganan Covid-19

    Jabar Dinilai Punya Manajemen Sangat Baik Soal Penanganan Covid-19

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanggulan Covid-19 Jabar mendapat apresiasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 atau Gugus Tugas pusat karena dinilai sebagai provinsi dengan manajemen pandemi yang sangat baik di tingkat daerah.

     

    “Kita (Jabar) dapat apresiasi dari Gugus Tugas sebagai provinsi yang sangat baik mengelola penanganan COVID-19,” ujar Ridwan Kamil usai memimpin rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jabar, Kota Bandung, Rabu (27/5/20).

     

    “(Penanganan pandemi) ini memang bukan pertandingan, tapi (apresiasi) ini minimal menyemangati petugas-petugas yang di lapangan yang sudah siang-malam menjaga (peraturan),” tambah sosok yang kerap disapa Kang Emil ini.

     

    Dalam rapat itu, Kang Emil juga menjelaskan bahwa manajemen mikro penanganan yang diterapkan Jabar tidak lagi fokus kepada level provinsi atau kota/kabupaten, tapi kini berbasis level kewilayahan terkecil yakni kecamatan maupun desa/kelurahan, terutama jelang penerapan tatanan normal baru (new normal).

     

    “Fokuskan sekarang pada manajemen mikro, fokus kita sudah tidak lagi skala provinsi atau kota dan kabupaten. Fokus kita arahkan kepada desa atau kelurahan. Pelacakan kasus kita fokuskan pada desa dan kelurahan,” tutur Kang Emil.

     

    Dirinya menegaskan, selama proses adaptasi terhadap tatanan normal baru, harus tetap dilakukan pelacakan dan pengetesan, termasuk jemput bola dengan menggunakan ambulance atau fasilitas kesehatan lain yang dimiliki Jabar ke pusat-pusat keramaian dan kerumunan warga.

     

    “Kewaspadaan normalitas baru kita akan (berupa) fokus kepada pengetesan. Saya sudah perintahkan tim pelacakan dan pengetesan (Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar) segera isi ambulance-ambulance itu dengan (kit) rapid tes,” kata Kang Emil.

     

    “Jadi, nanti ambulance-ambulance mendatangi keramaian warga, seperti acara kawinan kemudian di-sampling (tes), mendatangi yang lagi di peribadatan kemudian di-sampling, mendatangi acara sosial di-sampling,” ujarnya.

     

    Diharapkan, pengetesan ini bisa menjamin tatanan normal baru yang sudah terukur sehingga masyarakat bisa beraktivitas atau menghadiri tempat umum meski obat atau vaksin COVID-19 yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu belum ditemukan.

     

    “Kita harus bisa melakukan adaptasi. Dan itulah skenario Jawa Barat, selalu ilmiah dalam mengambil keputusan bagaimana ini (tatanan normal baru) diadaptasi,” tutupnya.(*).

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
       Erwin: Jangan Ragu Sampaikan Aspirasi dalam Reses
    Dadang Ingatkan Leading Sektor Terkait Pencegahan Pandemi Covid-19 Saat Reses
    Golkar Pilih Nia di Pilkada Kabupaten Bandung, Pengamat: Nia Mesti Tengok Suksesnya Istri Dedi Mulya
    Dadang: AKB diberlakukan, Masyarakat Harus Tetap Waspada   
    Anggota DPRD Jabar Gelar Reses, Dadang: Kita Mendapatkan Aspirasi Soal Infrastuktur   
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads