Pemkot Bandung Koordinasi dengan KPK, Pastikan Bansos Covid19 Tepat Sasaran - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pemkot Bandung Koordinasi dengan KPK,  Pastikan Bansos Covid19 Tepat Sasaran

    Pemkot Bandung Koordinasi dengan KPK, Pastikan Bansos Covid19 Tepat Sasaran

    JuaraNews, Bandung-Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan kelancaran penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19. Sehingga, bantuan bisa tersalurkan secara tertib dan tepat sasaran.


    Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, dari diskusi dengan KPK melalui rapat daring, salah satu kunci keberhasilan penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) ditentukan oleh akurasi data.


    “KPK ingin mengawal pendistribusian bantuan sosial terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Tadi diskusi dan ujungnya proses data ini didapat dari mana, itu yang ditekankan karena jangan sampai penerima tumpang tindih,” ucap Yana usai rapat daring bersama KPK di Bandung Command Centre, Jalan Wastukancana, Kamis (14/5/2020).


    Yana menuturkan, pendataan di Kota Bandung berproses secara berjenjang. Selain dari pemerintah pusat, data diselaraskan melalui verifikasi dan validasi di tingkat kewilayahan sampai pada level RT dan RW.


    Menurut Yana, langkah Pemkot Bandung tersebut mendapat apresiasi dari KPK, lantaran dengan waktu satu pekan mampu mengolah data cukup komprehensif dan penuh ketelitian.


    “Karena di situasi seperti ini, di satu sisi kalau kita perketat kesehatan, eonomi kedodoran. Tapi kalau ekonominya longgar kita ngeri juga 'second wave' pandemi ini lebih bahaya. Makanya sesuai arahan Pak Wali bantuan ini prinsipnya berkeadilan, jangan ada duplikasi,” ujarnya.


    Yana menambahkan, selain dengan melibatkan aparat kewilayahan, Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) sebagai leading sector juga bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).


    “Validasi itu kita punya data dulu termasuk yang dari pusat. Kita serahkan lagi ke kewilayahan kemudian balik lagi. Kita validasi lagi. Dinsos dan Disdukcapil membersihkan data. Setelah validasi itu kita balikan lagi ke kewilayahan,” ungkapnya.


    Yana menegaskan, Pemkot Bandung ingin memastikan bantuan JPS ini bisa diberikan secara adil dan merata. Sehingga, harus cermat agar tidak ada duplikasi penerima antara bantuan yang berasal dari pemerintah pusat, provinsi maupun Pemkot.


    “Kita juga punya sistem pengaduan. Kita ingin transparansi datanya kita ditempel kewilayahan, warga bisa proaktif melihat,” terangnya.


    Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Koordinasi Pencegahan Wilayah V KPK, Budi Waluya menyatakan pihaknya akan selalu membuka pintu koordinasi untuk berkonsultasi masalah seputar penanganan Covid-19, khususnya terkait anggaran bantuan sosial.


    “Terima kasih atas perhatian dan diskusinya. Tujuan kami ingin memastikan dana APBN dan APBD untuk bantuan ini bisa dilaksanakan secara efektif, tepat sasaran dan akuntabel,” kata Budi (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gelar Halalbihalal Virtual
    Siang dan Malam Hari, Kota Bandung Hujan Ringan
    Bandung Youth Care Bagikan 1.000 Opor Bagi Penghuni Kos
    Siang Hari Ini Kota Bandung dan Sekitarnya Diprediksi Hujan Ringan
    Oded Imbau Warga Rayakan Idulfitri di Rumah dan Tak Mudik Lokal
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads