Kartu Prakerja Segera Diluncurkan di Jawa Barat
Kadisnaketrans Jabar M. Ade Afriandi

Kartu Prakerja Segera Diluncurkan di Jawa Barat

JuaraNews, Bandung – Kartu prakerja segera diluncurkan. Pemerintah tengah menyiapkan peluncuran kartu tersebut dan berkoordinasi dengan pemerintahan provinsi. Untuk tahap awal, peluncuran akan dilakukan di 6 provinsi, dan Jabar akan mengawali peluncuran tersebut pada April mendatang.

 

Lima provinsi lain adalah provinsi Kepulauan Riau, Jatim, Banten, dan Provinsi Bali.

 

Asisten Menteri Tenaga Kerja, Eva Fatimah, mengatakan, program Kartu Prakerja bukan Jaminan terhadap penganggur untuk mendapatkan subsidi dari pemerintah. Program ini akan dikonversi dengan pelatihan kerja yang diperuntukan bagi pengangguran.

 

Kartu Prakerja, menurut Eva, merupakan kartu untuk meningkatkan kompetensi pemegangnya, karena akan mendapatkan pelatihan hingga memperoleh sertifikat kompeten dari lembaga sertifikasi profesi. “Itulah manfaat kartu Prakerja. Jadi bukan untukmendapatkan subsidi, seperti yang sekarang digadang-gadang,” kata Eva.

 

Kuota kartu pra kerja tahun ini, di Indonesiammencapai 2 juta kartu, 1,5 juta dapat diakses melalui internet.

 

Kementerian Ketenagakerjaan memilih Jabar sebagai salah satu lokus untuk meluncurkan program ini, karena ada beberapa potensi yang mendukungnya, antara lain, jumlah penduduk, jumlah penganggur, dan jumlah industri ya banyak. Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Jabar M Ade Afriandi menyebutkan, kuota kartu prakerja Jawa Barat Sebanyak 90 ribu. 

 

“Ini melalui data 835 kasus hubungan industri yang terjadi 90 ribu PHK,” ujar Ade, didampingi Sekdisnakertrans Jabar, Agus Hanafiah kepada wartawan seusai Rakor Teknis Persiapan, Peluncuran kartu Prakerja. Menurut Ade, kartu prakerja merupakan Jaminan Sertifikasi bagi pemiliknya. Sedang untuk pemerintah, melalui program kartu prakerja dapat diperoleh data besar tenaga kerja Indonesia. (*)

ude

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


CSR BUMD Lembaga Keuangan Jabar untuk Penanganan COVID-19
Pemprov Jabar Saja Cuma Punya 800 APD, Butuh Tambahan 30 Ribu Lagi
Gubernur Jabar Izinkan Daerah untuk Lakukan Karantina Wilayah Parsial
Sekda Jabar Minta RS Rujukan Berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan COVID-19
Jabar Manfaatkan Drone untuk Cegah Penyebaran COVID-19 di 27 Kab/Kota