blog counter

Hot News


Opini


    Harga Pertamax Turun, Pertalite Tetap Rp 10 Ribu Per Liter

    • Selasa, 3 Januari 2023 | 18:04:00 WIB
    • 0 Komentar


    Harga Pertamax Turun, Pertalite Tetap Rp 10 Ribu Per Liter

    JuaraNews Jakarta -  Pertamina mengumumkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax turun harga dari Rp 13.900 menjadi Rp 12.800 per liter. 

     

    Kabar penurunan harga BBM jenis Pertamax ini disampaikan langsung Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, Selasa (3/1/2022).

     

    "Nanti mulai jam 2 siang hari ini, harga Pertamax akan turun dari Rp 13.900 ke Rp 12.800," kata Nicke.

     

    Pertamina ternyata tidak hanya menurunkan atau melakukan penyesuaian harga BBM jenis Pertamax. Kata Nicke, BBM jenis Bahan Bakar Umum (JBU) lain juga turut disesuaikan alias turun harga.

     

    "Demikian juga produk-produk seperti Pertamax Turbo dan Pertadex serta lainnya. Dexlite, ini juga akan turun, sesuai dengan formula yang sudah ditetapkan oleh ESDM," ujar Nicke.

     

    Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, mulai hari ini harga BBM jenis JBU bakal mengalami penurunan. Di mana harga Pertamax semula adalah Rp 13.900 per liter turun menjadi Rp 12.800 per liter.

     

    Menurut Erick, penurunan tersebut dilakukan seiring dengan penurunan harga minyak dunia dari level USD87 kini menjadi USD79 per barel.

     

    Erick menjelaskan, sebelum Tahun Baru 2023, dirinya mengadakan rapat bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Pertamina. Tujuannya tak lain untuk memproyeksikan harga BBM non subsidi.

     

    "Salah satu Pertamax, itu makanya diputuskan kemarin, harga nanti yang hari ini Rp13.900 menjadi Rp12.800," kata Erick. 

     

    Erick mengatakan, pemerintah tetap berkomitmen memberikan subsidi kepada masyarakat untuk jenis BBM khusus penugasan (JBKP) yaitu Pertalite dan jenis BBM tertentu (JBT) Solar subsidi.

     

    Lewat mekanisme subsidi dan kompensasi tersebut, harga Pertalite tetap sebesar Rp10 ribu per liter serta Solar subsidi sebesar Rp6.800 per liter.

     

    "Ini tentu berbeda dengan BBM nonsubsidi yang mengikuti tren harga pasar serta harga minyak mentah dunia. Untuk Pertalite serta Solar subsidi, pemerintah tetap berkomitmen untuk memberikan subsidi, sehingga harganya tidak berubah," kata belum lama ini.

     

    Kendati tak ada perubahan harga, Erick memastikan harga Pertalite dan Solar masih di bawah harga keekonomian. Pemberikan subsidi, kata erick, menjadi bukti keberpihakan serta keseriusan pemerintah dalam membantu masyarakat. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Anggota DPRD Jabar Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Judi Online dan Togel
    Tinjau Komponen Biaya Haji, Rombongan Komisi VIII DPR Berangkat ke Arab Saudi
    Sebulan Terakhir, WHO Laporkan Kematian Akibat Covid Naik 20 Persen
    Status Darurat Kesehatan Belum Dicabut, WHO Sebut Covid-19 Masih Jadi Ancaman
    Megawati Usul Inggit Garnasih Jadi Pahlawan Nasional, Ridwan Kamil: Kita Proses
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads