Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Resmikan RSUD Asih Husada Langensari, Emil Berharap Pelayanan Kesehatan di Kota Banjar Makin Baik

    • Selasa, 23 Februari 2021 | 18:34:00 WIB
    • 0 Komentar


    Resmikan RSUD Asih Husada Langensari, Emil Berharap Pelayanan Kesehatan di Kota Banjar Makin Baik
    RSUD Asih Husada Langensari Kota Banjar diresmikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil via konferensi video di Kabupaten Bekasi, Selasa (23/2/2021). (kabar-priangan.com)

    JuaraNews, Bekasi - Gubernur Jabar Ridwan Kamil meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asih Husada Langensari Kota Banjar via konferensi video di Kabupaten Bekasi, Selasa (23/2/2021).

     

    Dalam sambutannya, Gubernur Emil berharap kehadiran RSUD Asih Husada Langensari dapat membuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kota Banjar semakit baik.

     

    "Dalam pelayanan pembangunan kepada masyarakat dari indeks pembangunan manusia ada tiga, yaitu pendidikan, daya beli, dan kesehatan," kata Kang Emil.

     

    "Dengan hadirnya RSUD Asih Husada Langensari, semoga menjadikan Kota Banjar sebagai kota dengan pelayanan kesehatan terbaik di Jabar," imbuhnya.

     

    Menurut Emil, pandemi Covid-19 mengajarkan semua pihak untuk intens memperkuat infrastruktur kesehatan. Mulai dari rumah sakit sampai Puskesmas.

     

    Saat ini, kata Emil, Jabar masih membutuhkan sekitar 7.000 Puskesmas dan 25 rumah sakit supaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat Jabar semakin prima.

     

    "Jabar hanya punya sekitar 1.000 Puskesmas untuk 50 juta (warga). Jika merujuk pada standar WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) seperti Thailand, kita masih butuh 7.000 Puskesmas," ucapnya.

     

    Emil pun mengapresiasi penanganan Covid-19 di Kota Banjar. Berdasarkan level kewaspadaan periode 8 sampai 14 Februari 2021, Kota Banjar masuk Zona Kuning (Risiko Rendah). Selain itu, per 11 Februari 2021, tidak ada desa/kelurahan di Kota Banjar yang berstatus Zona Merah (Risiko Tinggi). Dari 25 desa/kelurahan, 9 desa/kelurahan berstatus Zona Hijau, 16 desa/kelurahan masuk Zona Kuning.

     

    "Saya titip PPKM diteruskan sampai 8 Maret. Karena PPKM dilaksanakan serentak sehingga dampaknya sangat baik terhadap pengendalian Covid-19 di Jabar," tuturnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Himpunan Mahasiswa Kuningan Indonesia, Kampanyekan Budaya Literasi
    DPRD Jabar Pastikan Tidak Ada Celah Bagi Masyarakat Melaksanakan Mudik
    SBY Rayakan Idul Fitri 1442 H Bersama Keluarga
    Jelang Lebaran, Posko THR 2021 Kemnaker Dibanjiri Ribuan Keluhan Soal THR
    Elektabilitas Meningkat, Demokrat Siap Sosialisasikan AHY untuk Pilpres 2024
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads