ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Unisba Lantik 2.820 Mahasiswa Baru Lewat Daring dan Luring
    (Foto: Istimewa) Mahasiswa Baru Unisba

    Unisba Lantik 2.820 Mahasiswa Baru Lewat Daring dan Luring

    • Selasa, 15 September 2020 | 12:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Universitas Islam Bandung (Unisba) melantik 2.820 mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021 yang dilakukan dengan kombinasi daring (online) dan luring (offline) menggunakan aplikasi Zoom Meeting.

     

    Tak hanya itu, Unisba juga memanfaatkan etaaruf.unisba.ac.id untuk memudahkan mahasiswa baru dalam mengikuti berbagai rangkaian kegiatan Taaruf online seperti mengakses link zoom, absen online, quiz online, kuisioner online, download materi dan lainnya.

     

    Rektor Unisba, Edi Setiadi mengatakan pelaksanaan sidang senat kali ini terlaksana tidak seperti biasanya dengan kemegahan akademik dan kemeriahannya karena masih dalam situasi pandemi Covid 19.

     

    "Walaupun penuh dengan kesederhaan, namun dengan rasa optimasi yang tinggi bahwa sebagai insan yang berusaha menyerap spirit 3M (mujahid, mujtahid dan mujaddid), kita tidak boleh menyerah karena berbagai halangan dan rintangan," kata Edi di Unisba, Selasa (15/9/2020).

     

    Dia berpesan pada mahasiswa baru dalam menempuh pendidikan di Unisba untuk belajar dengan sungguh-sungguh sebagai calon pemimpin masa depan yang akan melukis wajah Indonesia dihari-hari mendatang.

     

    "Apa yang saudara pelajari mulai hari ini di Unisba akan menentukan Indonesia 20 tahun mendatang," pesannya.

     

    Selain itu Edi menyampaikan, para mahasiswa baru harus mampu beradaptasi karena tantangan perkuliahan dan dinamika masyarakat berubah dengan cepat sehingga memerlukan kecepatan berpikir, bergerak dan bertindak.

     

    "Jadilah intelektual muda yang trengginas, serta mempunyai visi yang melampaui jaman tapi tetap berpegang teguh pada tali agama. Persiapkan diri dengan baik, kampus ini akan berusaha memberikan yang terbaik, namun tanpa peran aktif mahasiswa hasilnya tentu tidak akan memuaskan," ungkapnya.

     

    Perkuliahan, lanjut Edi, yang akan ditempuh di Unisba tidak hanya disiplin ilmu saja tapi juga dengan ilmu agama.

     

    "Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang akan saudara kuasai harus dibimbing dengan pemahaman agama yang baik, keduanya saling melengkapi. Jadi semuanya untuk keselamatan dan kesejahteraan dunia dan akhirat," jelasnya.

     

    Lebih jauh, Edi mengingatkan agar mahasiswa baru agar dapat meluangkan waktunya untuk aktif diberbagai organisasi yang disediakan Unisba baik dibidang nalar, minat maupun bakat.

     

    "Organisasi merupakan simulasi dunia nyata untuk mengasah sofskill. Untuk itu dengan organisai maka akan belajar bersosialisasi, berkomunikasi, manajemen waktu, manajemen konflik, strategi, ketahanan dan lainnya," pungkasnya.

     

    Untuk diketahui, dimasa pandemi ini, animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke Unisba cukup tinggi dari 7 tahun terakhir dengan rata-rata sekitar 8.828 pendaftar. Dari jumlah 2.820 orang yang melakukan registrasi, 666 orang melalui jalur PMDK dan 2.154 orang melalui jalur akademik (Ujian Saringan Masuk) yang beberapa diantaranya memperoleh beasiswa seperti KIP DIKTI (10 Mahasiswa), KIP Kemenag (14 mahasiswa), KIT (3 Mahasiswa Asal NTT) dan Unisba (17 Mahasiswa Putra Karyawan).

     

    Adapun jumlah keseluruhan Mahasiswa baru yang diantaranya terdiri dari Fakultas Syariah (213 mahasiswa), Fakultas Dakwah (98 mahasiswa), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (238 mahasiswa), Fakultas Hukum (254 mahasiswa), Fakultas Psikologi (215 mahasiswa), Fakultas MIPA (310 mahasiswa), Fakultas Teknik (325 mahasiswa), Fakultas Ilmu Komunikasi (399 mahasiswa), Fakultas Ekonomi & Bisnis (580 mahasiswa) dan Fakultas Kedokteran (188 mahasiswa). Sedangkan offline dihadiri oleh 10 orang perwakilan mahasiswa baru dari 10 fakultas yang ada di Unisba. (*)

    Oleh: ridwan / rid

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Di Kota Bandung, Irfan Suryanegara Juga Didorong Jadi Gubernur Jabar 2023
    Presiden Jokowi tak Setuju Pilkada 2020 Ditunda
    Kasus Covid-19 di Jabar Naik-Turun, Pemprov Wajibkan Protokol Terapi Pasien di RS Rujukan
    Soal Netralitas ASN di Pilkada Serentak, BKKBN: Tidak Harus Berpihak
    Tingkatkan Kewenangan Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19, Pergub No 60 Didorong jadi Perda
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads