free hit counter code Pemkab Bandung Luncurkan Gerobak B2SA - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


  • Target Angka Penurunan Stunting  Masih Jauh
    Target Angka Penurunan Stunting Masih Jauh
    • 22 April 2024 | 17:41:00 WIB

    TARGET prevalansi stunting masih jauh dari angka yang ditetapkan. Kementerian kesehatan menetapkan targat prevalansi stunting pada 2024 sebesar 14 persen.

Opini


    Pemkab Bandung Luncurkan Gerobak B2SA
    JuaraNews/Alvian Hamzah Haslili Lindayani

    Pemkab Bandung Luncurkan Gerobak B2SA

    • Kamis, 10 September 2020 | 16:23:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung -  Kepala Bidang (Kabid) Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) Pemkab Bandung , Haslili Lindayani mengungkapkan melalui launching Gerobak B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) bertujuan untuk mewadahi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) serta kelompok wanita tani (KWT).

     

    "Awalnya kami akan bagikan 31 gerobak untuk tiap kecamatan. Namun, karena anggaran kami terkena refocusing dampak pandemi covid-19, akhirnya kami hanya menyediakan 2 buah saja, " tutur Linda dalam kegiatan soft launching Gerobak B2SA di halaman Kantor Dispakan Pemkab Bandung, Rabu (9/9/2020).

     

    Linda mengungkapkan kedua gerobak tersebut merupakan sarana promosi ragam Snack yang mayoritas berbahan dasa modified cassava flour (mocaf) atau tepung ubi kayu yang dimodifikasi.

     

    "Pemasarannya juga dilakukan secara online. Disini ada cireng, brownies, sus dan kue-kue lainnya. Semua dibuat dari mocaf, bukan tepung beras atau terigu, "ungkapnya.

     

    Linda berharap perangkat daerah Kabupaten Bandung dapat memanfaatkan gerobak tersebut untuk penyediaan snack dalam kegiatan di instasi masing-masing.

     

    "Untuk rapat atau ragam kegiatan lainnya, penyedia kotak snacknya itu dari KWT dan UKM. Ini bisa mendukung PPH (Pola Pangan Harapan) Kabupaten Bandung yang masih di bawah 90%. Mudah-mudahan ke depan kita bisa naikan PPH dengan mendorong konsumsi kacan dan umbi-umbian. Tentu dengan penyajian produk olahan yang lebih menarik bagi konsumen, " tandasnya. (*)

    Oleh: alvian hamzah / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Terkait


    Berita Lainnya


    Puluhan Warga Luka Akibat Puting Beliung
    Jalur Haurpugur - Cicalengka Sudah Bisa Dilalui KA
    Bunda Literasi Jawa Barat Buka Pameran Buku Internasional Big Bad Wolf Books
    5 Danau Pengendali Banjir Bakal Dibangun di Kabupaten Bandung
    Firman B Sumantri Dilantik Sebagai Ketua Depidar SOKSI Kabupaten Bandung

    Editorial


      Info Kota


        Inspirasi