Pos Indonesia
Pengamat : Perpindahan Haluan Partai saat Pilkada Hal yang Wajar
Pengamat politik, Asep Warlan

Pengamat : Perpindahan Haluan Partai saat Pilkada Hal yang Wajar

JuaraNews, Bandung - Perhelatan Pilkada Kabupaten Bandung kian memanas, pasca Dadang Supriatna maju dalam pencalonan bupati bersama Sahrul Gunawan yang diusung oleh Koalisi PKB-Demokrat-Nasdem.


Pengamat politik, Asep Warlan mengatakan sudah menjadi hal yang wajar dalam dunia politik berpindah haluan partai pasca Dadang Supriatna secara resmi bergabung dengan partai PKB. Namun, Asep mengatakan fenomena ini pernah terjadi di Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB).


"Bisa jadi, contohnya di KBB ketika pa Umbara maju, agak terpecah memang suara PDIP itu sendiri. Sebelumnya kan pak Umbara di DPRD KBB sebagai kader PDIP. Nah sekarang kejadian pa Dadang sebelumnya dari Golkar , kini dalam Pilkada di usung oleh partai lain. Itu fakta terjadi, jadi kemungkinan perpecahan suara itu pernah terjadi di satu partai begitu. " terangnya kepada JuaraNews melalui sambungan telepon. Kamis (30/7/2020).


Menurut Asep, seandainya ada orang yang konsisten dan loyal kepada Dadang Supriatna. Tidak menutup kemungkinan bisa memecah suaranya Nia Agustina dari Partai Golkar.


Asep melanjutkan, potensi kemenangan dalam Pilkada nanti tidak hanya ditentukan dengan koalisi. Tetapi ditentukan juga dengan figur, kekuatan pendukung, kekuatan program serta kekuatan finansial.


"Jadi hemat saya, tidak mesti mengandalkan koalisi ataupun mesin partai yang mendukung. Tapi ada aspek lain yang menjadikan dia menang. Salah satu diantaranya kekuatan figur yang benar-benar harus kuat, figurnya dikenal dan biasa-biasa saja di partai, bisa saja dia menang. Apapun koalisinya seandainya figurnya kuat itu kemungkinan bisa menang, " tandas Asep. (*)

Oleh: alvian hamzah / bas

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Kata Ketua DPRD Jabar Soal 7 Anggotanya Positif Covid-19
Lelang Investasi TPPAS Regional Legok Nangka Terhambat, TPA Sarimukti Masih Jadi Alternatif
DPRD Jabar, Soroti Penggunaan Dana BOS untuk Keperluan Kuota Internet Peserta Didik
Jabar Targetkan 2 Juta Pelaku UMKM Dapat Bantuan Tunai dari Pemerintah Pusat
38 Orang Positif Covid-19, Gedung DPRD Jabar akan Ditutup
Berita Terdahulu

Editorial


    Imani Center

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads