Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Penerapan Protokol Kesehatan Saat Iduladha, Ini Imbauan MUI
    (sumut.idntimes.com) Ilustrasi

    Penerapan Protokol Kesehatan Saat Iduladha, Ini Imbauan MUI

    JuaraNews, Jakarta - Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. H. M. Asrorun Ni'am Sholeh, M.A, mengimbau muslim tanah air untuk tetap menerapkan protokol kesehatan demi menjaga keselamatan bersama dari Covid-19, dalam memperingati dan menunaikan ibadah pada Iduladha 1441 H.

     

    “Hindari kerumunan yang punya potensi untuk terjadinya penularan. Apalagi tidak disiplin menggunakan masker, menjaga jarak yang bisa menjadi masalah dalam hal kesehatan dan juga keselamatan,” kata Asrorun dalam konferensi pers di Media Center di Graha BNPB Jakarta, Selasa (28/07).

     

    Mulai dari pelaksanaan shalat Iduladha, Asrorun mengimbau, masyarakat tetap menyesuaikan kondisi faktual di kawasannya. Dalam hal ini, menurut dia, penting bagi masyarakat untuk mengetahui risiko penularan di wilayahnya.

     

    “Ketika kita berada di suatu kawasan yang sudah mulai terkendali, maka pelaksanaan shalat Iduladha dapat dilaksanakan di masjid secara berjamaah. Tetapi harus tetap istiqomah menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, kemudian wudhu dari rumah, membawa sajadah sendiri, menjaga jarak,” tutur Asrorun.

     

    Lain halnya jika kawasan tempat tinggal termasuk pada kategori penularan tinggi, Asrorun menghimbau masyarakat sebaiknya melaksanakan shalat Iduladha tetap di rumah.

     

    Di samping itu, saat akan melaksanakan shalat Iduladha, masyarakat harus memastikan kodisi kesehatan diri terlebih dahulu agar tidak membahayakan diri dan orang lain.

     

    “Kemudian juga memastikan kondisi kesehatan kita tetap fit. Ketika kita melihat bahwa diri kita sedang sakit, atau memiliki penyakit bawaan, maka sebaiknya tetap shalat di rumah saja,” tambah Asrorun.

     

    Sementara itu, dalam rangkaian ibadah pemotongan hewan kurban, terdapat beberapa langkah yang dapat diambil oleh pihak terkait untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19, diantaranya adalah:

     

    1. Optimalisasi sarana yang telah tersedia, seperti Rumah Potong Hewan (RPH). Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan yang biasanya terjadi saat penyembelihan hewan kurban.

     

    1. Pihak yang melaksanakan kurban disunnahkan untuk menyembelih hewan kurbannya sendiri. Namun dalam kondisi seperti saat ini, penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan oleh orang yang memiliki kompetensi atau diwakilkan oleh orang yang memiliki keahlian.

     

    1. Jika terdapat hambatan untuk bekerja sama dengan RPH, maka penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan di tempat biasa namun tetap pastika protokol kesehatan tetap dijalankan.

     

    Di samping menerapkan protokol kesehatan saat melakukan ibadah kurban, Asrorun mengingatkan kepada seluruh umat Islam untuk tetap memastikan kesehatan hewan kurban agar tetap memenuhi syarat untuk bisa dijadikan kurban.

     

    “Untuk itu, kita secara bersama-sama memperhatikan juga kondisi kesehatan hewan. Hewan yang akan kita sembelih, untuk kepentingan kurban dipastikan memenuhi syarat untuk dijadikan kurban dari sisi usia, dari sisi kesehatan,” ucap Asrorun.

     

    Proses distribusi daging hewan kurban pun turut menjadi perhatian dalam penerapan protokol kesehatan. Pada hal ini, Asrorun menghimbau kepada panitia kurban untuk menghindari antrian saat membagikan daging kurban.

     

    “Panitia kurban, dan juga lembaga sosial yang bergerak di bidang pelayanan ibadah, pada saat distribusi jangan lagi masyarakat antri. Tetapi, panitia bergerak mendatangi mustahik untuk kepentingan distribusinya,” tutur Asrorun.

     

    Dalam menutup konferensi pers, Asrorun memberikan ucapan selamat Iduladha bagi seluruh umat Islam dan mengingatkan untuk ikut berkontribusi demi ketaatan dan solusi atas masalah sosial yang terjadi.

     

    “Saya mengucapkan selamat menyongsong IIduladha 1441 Hijriah. IIduladha yang akan kita laksanakan harus berkontribusi untuk kepentingan ketaatan kita kepada Allah, sekaligus juga solusi atas masalah sosial yang terjadi,” katanya. (*)

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Relaksasi Tempat Hiburan Tergantung Permohonan Pengusaha
    Tingkatkan Pelayanan Balai, DPRD Jabar berharap Pempov Tambah Anggaran Dinsos
    Begini Syarat Penerima Subsidi Prakerja dari Pemerintah
    Milenial RW 02 Ledeng Ubah Selokan Jadi Bersih dan Penuh Ikan
    Imbas Covid-19, Menaker: Ratusan Ribu Buruh di Jabar di PHK
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads