blog counter

Hot News


Opini


    Disnakertrans Jabar Periksa TKA, Terkait Wabah Covid19



    Disnakertrans Jabar Periksa TKA, Terkait Wabah Covid19
    Kepala Disnakertrans Jabar, Ade Afriandi JuaraNews/Abdul Basir

    JuaraNews, Bandung- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengintruksikan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar untuk melakukan pengecekan terhadap Tenaga Kerja Asing, hal tersebut terkait dengan merebaknya wabah virus Corona atau covid19.

     

    Interuksi tersebut, di layangkan Ridwan Kamil pada saat memimpin Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penganan COVID-19 yang di Gedung Sate, Bandung, Selasa, (03/03/2020).

     

    Kepala Disnakertrans Jabar, Ade Afriandi, menyebutkan Berdasarkan Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenakertrans) pada tahun 2019, ada sekitar 21.754 ribu Tenaga Kerja Asing (TKA) di Jabar dan 3.000 diantaranya berasal dari China.

     

    "Saat ini Sudah dan sedang dilakukan Pemeriksaan," ujar Ade saat dihubungi wartawan lewat telepon seluler, Kamis (05/03/2020).

     

    Dijelaskaskanya, pihaknya sudah menjalankan instruksi Gubernur Jawa Barat, bahkan sebelum ditetapkannya siaga Covid19 dengan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar dan Ombudsman untuk mendata TKI maupun TKA yang melakukan perjalanan 2 bulan ke negara terpapar Covid-19.

     

    "Interuksi pak gubernur sebelum di tetapkan siaga 1 kami sudah jalankan dari 29 Januari kami sudah koordinasi dengan Dinkes provinsi dengan ombudsman. Untuk melakukan pengecekan TKA di Jabar," katanya

     

    Hasilnya, lanjut dia, Disnakertrans sudah mendapatkan data dari berbagai wilayah dan Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Ketenagakerjaan. Setelah itu, pada 31 Januari 2020 pihaknya rapat dengan para Kadisnaker Kabupaten/Kota se-Jabar dan Asosiasi Penempatan Pekerja Migran.

     

    "Intinya melakukan upaya mensosialisasikan, langkah apa yang harus dilakukan untuk antisipasi, contohnya kalau ada pekerja yang balik atau datang dari negara terpapar corona, langkah yang dilakukan itu seperti apa. Jadi lebih ke sosialisasi," ungkapnya.

     

    "Dan hasil kemaren setelah rapat Covid-19 di Gedung Sate, sekaligus pencanangan krisis center, kami menginformasikan hal-hal yang berkaitan pencegahan, atau penanganan, baik TKI ataupun TKA," tutupnya. (*).

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PN Bale Bandung Vonis Bebas Mantan Ketua DPRD Jabar
    Ingin Curi Mobil, Anggota Densus 88 Diduga Bunuh Sopir Taksi Online
    Segera Gelar Sidang Kode Etik , DKPP akan Periksa Anggota KPU
    Ridwan Kamil Instruksikan Perangkat Daerah Petakan Dinamika Program Petani Milenial
    Terima Anggota Dewan Pers, Presiden Jokowi Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads