blog counter

Hot News


Opini


    Diduga Peluru Nyasar, Ledakan Keras di Kebun Jagung Sisakan Lubang Sedalam 2 Meter

    • Selasa, 13 Desember 2022 | 00:44:00 WIB
    • 0 Komentar


    Diduga Peluru Nyasar, Ledakan Keras di Kebun Jagung Sisakan Lubang Sedalam 2 Meter
    Kebun jagung di Desa Cipangeran, Kecamatan Saguling, KBB berlubang dengan diameter 2.5 dan kedalaman 2 meter akibat ledakan keras pada Senin (12/12/2022). (Istimewa)

    JuaraNews, Bandung Barat – Sebuah ledakan misterius terdengar cukup keras dari sebuah kebun jagung di Desa Cipangeran, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (12/12/2022). Akibat ledakan itu, lahan kebun jagung yang telah dipanen itu menyisakan lubang berdiameter sekitar 2,5 meter dengan kedalaman sekitar 2 meter.


    Diungkapkan Staff Trantib Kecamatan Saguling, Dedi Unyil, suara ledakan itu sangat keras dan lubang yang diakibatkannya pun cukup besar.


    "Lubang itu cukup besar dan ledakannya juga keras banget,” ujar Dedi,


    Lebih lanjut Dedi menyebutkan, saking kerasnya suara ledakan itu ada anak SMP pingsan karena kaget.


    “Seorang anak yang sedang main di Masjid Besar Kecamatan Saguling pingsan, karena ledakan itu loksinya tidak jauh dari masjid," jelasnya.


    Peristiwa itu, dikisahkan Dedi terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Kuatnya ledakan membuat tanah di kebun jagung itu berhamburan.


    “Tanah di kebun jagung belakang masjid sampai berhamburan. Diduga ledakan itu dipicu peluru nyasar, karena ledakannya sangat kuat, tapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.


    Saat ini, aparat keamanan telah mengevakuasi sisa meterial yang diduga dari peluru itu. Untuk memastikannya, material itu rencanya akan dibawa ke Pindad untuk memastikan penyebabnya.


    "Rencananya material sisa tanah akan dibawa ke Pindad untuk diteliti," terang Dedi.


    Sementara itu, Kapolsek Batujajar AKP Heru Rustiono mengatakan kepolisian masih menelusuri informasi tersebut. Saat ini petugas Babinkamtibmas telah diterjunkan ke lokasi ledakan, serta mengamankan lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


    "Anggota Bhabinkamtibmas sedang mencari informasi di lapangan apa penyebabnya, jadi mohon waktu," ujarnya.(*)

    Aep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Anggota DPRD Jabar Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Judi Online dan Togel
    Tinjau Komponen Biaya Haji, Rombongan Komisi VIII DPR Berangkat ke Arab Saudi
    Sebulan Terakhir, WHO Laporkan Kematian Akibat Covid Naik 20 Persen
    Status Darurat Kesehatan Belum Dicabut, WHO Sebut Covid-19 Masih Jadi Ancaman
    Megawati Usul Inggit Garnasih Jadi Pahlawan Nasional, Ridwan Kamil: Kita Proses
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads