blog counter

Hot News


Opini


    Bom Astanaanyar, BNPT: Motifnya Kebencian Pada Pemerintah dan Aparat Kepolisian

    • Jumat, 9 Desember 2022 | 00:39:00 WIB
    • 0 Komentar


    Bom Astanaanyar, BNPT: Motifnya Kebencian Pada Pemerintah dan Aparat Kepolisian
    Deputi II BNPT, Irjen Pol Ibnu Suhendra (kedua dari kiri) saat konferensi pers di Polrestabes Bandung, Kota Bandung Jawa Barat, Kamis (08/12/2022) (istimewa)

    JuaraNews, Bandung - Deputi II Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen Pol. Ibnu Suhendra mengungkap aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh Agus Sujatno sama dengan aksi terorisme lainnya di Indonesia. Motif pelaku yang merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu adalah kebencian terhadap polisi.


    “Terkait dengan pelaku, niat dan karakter , serangan bom bunuh diri identik dengan pelaku lain terdahulu. Sasarannya adalah mako polres atau polda,” ujar Ibnu dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Kamis (08/12/2022).


    Dilihat dari motifnya menyerang aparat kepolisian yang sedang apel pagi, lanjut Ibnu, tujuannya agar lebih banyak polisi yang menjadi korban.


    “Pelaku memiliki motif kebencian terhadap aparat pemerintah dan kepolisian,” tegasnya.


    Lebih lanjut Ibnu yang merupakan Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT ini menerangkan, dalam menjalankan aksinya, BNPT menduga kuat pelaku bukan tunggal namun dibantu oleh kelompok atau jaringan tertoris.


    “Kami menduga pelaku ini tidak tunggal, tetapi kemlompok jaringan teroris,” jawab Ibnu ketika ditanya kemungkinan adanya kelompok lain yang membantu aksi pelaku.


    Ibnu menyebut peristiwa ini ada jaringan kelompok yang terstruktur, yaitu JAD.


    “Di motor pelaku terdapat stiker JAD. Pelaku dengan segala cara menyampaikan pesan memiliki kebencian kepada pemerintah dan aparat. Mereka sangat membenci!” terang jendral polisi bintang dua itu.


    Ibnu mengungkapkan, pelaku Agus Sujatno atau Agus Muslim ini, pernah terlibat dalam peristiwa Bom Cicendo tahun 2017 lalu.


    “Saat itu, tersangka merakit bom dengan sasaran kelurahan Arjuna, Cicendo Kota Bandung. Ia merupakan eks napiter yang bebas pada tahun 2021 lalu,” terang Ibnu yang lulusan Akpol 1993 dan berpengalaman dalam bidang reserse ini.(*)

    Aep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sri Mulyani Jadi Kandidat Gubernur BI, Ini Deretan Prestasinya
    Penasaran Dengan Serial The last of Us di HBO? Ini Jadwal Tayangnya
    Investasi Bodong KSP Indosurya Kembali Diusut, Kabareskrim: Agar Ada Efek Jera
    Sembari Wisata Rohani, Teh Ninik Bagikan Puluhan Paket Iqro dan Al Quran
    Lesbumi NU Jabar Gelar Pameran Seni Rupa
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads