blog counter

Disdik Jabar Libatkan Konsultan Kaji Kelayakan Bangunan SMA/SMK di Cianjur Pascagempa

  • Rabu, 23 November 2022 | 10:29:00 WIB
  • 0 Komentar


Disdik Jabar Libatkan Konsultan Kaji Kelayakan Bangunan SMA/SMK di Cianjur Pascagempa
Kadisdik Jabar melakukan peninjauan pada sekolah-sekolah terdampak gempa Cianjur, Selasa (22/11/2022) (istimewa)

JuaraNews, Cianjur – Pascagempa yang memporakporandakan Kabupaten Cianjur, Dinas Pendidikan (Disdik Jabar) melaporkan sedikitnya 138 ruang kelas dari 26 sekolah mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berar. Untuk menjamin keberlangsungan kegiatan belajar mengajar (KBM) Disdik Jabar menggandeng konsultan untuk mengkaji kelayakan bangunan sekolah itu


"Dari total dari 26 itu hampir di 138 ruang kelas, termasuk ruang guru dia antaranya rusak berat. Dari pantauan kami yang terberat di daerah Cugenang dan juga di daerah Cilaku, termasuk SMAN 1 Cianjur," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Dedi Sopandi, Selasa (22/11/2022.


Dedi Supandi melanjutkan, pascagempa 5,6 SR yang terjadi di Kabupaten Cianjur, pihaknya langsung melakukan assesment dengan meninjau beberapa sekolah yang terdampak.


“Berdasarkan hasil peninjauan, kami akan melibatkan tim konsultan untuk mengkaji kelaikan bangunan sekolah sebagai tempat belajar,” katanya saat meninjau SMKN 1 Cugenang Kabupaten Cianjur.


Sebagai langkah awal, tambah Dedi, kami meminta satuan pendidikan yang sekolahnya terkena dampak bencana gempa agar melakukan pembersihan lokasi. Setelah dibersihkan, untuk sekolah yang mengalami kerusakan di atas 50 % kerusakannya pihaknya akan mencoba menyampaikan surat permintaan bantuan tenda untuk proses pembelajaran.


"Di samping itu sambil berjalan ada tim konsultan yang melihat, menilai kelayakan bangunan sekolah apakah bisa digunakan untuk proses belajar mengajar atau memang membahayakan," katanya.


Selain itu, Dedi memastikan, Disdik Jabar akan membuat sejumlah langkah untuk memperbaiki bangunan sekolah yang terkena dampak gempa.


"Kita pun juga telah menyampaikan ke Kemendikbud, kita akan membuat langkah-langkah untuk perbaikan sarana baik itu yang bersumber dari DAK pusat, APBD, ataupun nanti CSR, atau anggaran belanja tidak terduga," jelasnya.(*)

Aep

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Aktivitas Semeru Meningkat, PVMBG Minta Tak Beraktivitas Dalam Radius 5 Km dan Sepanjang Sungai
Data Sementara, Gempa Garut Sebabkan 4 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Jabar Caang Terangi Empat Kecamatan di Subang
Penanganan Pascagempa Cianjur, Wagub Jabar Usulkan Rehab Prioritas  Rumah Ibadah dan Sekolah
Banyak Bangunan Rusak Saat Gempa Cianjur, BMKG: Kontruksi Bangunan Tak Aman Gempa
Berita Terdahulu

Editorial


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads