blog counter

Dalam Insiden Kanjuruhan, TGIPF Sebut 3 Kesalahan Aremania. Polri Diminta Untuk Menyelidiki

  • Sabtu, 15 Oktober 2022 | 21:55:00 WIB
  • 0 Komentar


Dalam Insiden Kanjuruhan, TGIPF Sebut 3 Kesalahan Aremania. Polri Diminta Untuk Menyelidiki
Dalam Insiden Kanjuruhan, TGIPF Sebut 3 Kesalahan Aremania (Foto ist)

Jakarta, Juaranews – TGIPF insiden Kanjuruhan telah menyelesaikan hasil investigasi insiden Kanjuruhan. Hasil investigasi itu kemudian diserahkan langsung oleh Ketua TGIPF, Mahfud MD kepada Presiden Joko Widodo pada Jumat (14/10/2022) di Istana Negara.

Dalam laporannya, selain mengungkap soal adanya saling lempar tanggung jawab antar stakeholder yang dinilai bertanggungjawab atas Insiden Kanjuruhan itu, TGPIF pun menyoroti supporter Arema Malang atau Aremania.

Sedikitnya ada tiga point penting terkait suporter yang disampaikan TGIPF kepada kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertama, TGIPF menyebut para suporter mengabaikan larangan untuk memasuki area lapangan Stadion Kanjuruhan.

"Termasuk larangan dalam melempar flare ke dalam lapangan," bunyi kesimpulan keenam TGIPF, dikutip Jumat (14/10/2022).

Kedua, TGIPF juga mengatakan para suporter melakukan tindakan dan melontarkan ucapan yang bernada provokatif terhadap aparat keamanan.

Ketiga melakukan tindakan melawan petugas.

Selain ketiga hal tersebut, TGIPF pun menemukan bukti jika Aremania melakukan pelemparan pada petugas dengan benda benda keras usai laga Persebaya vs Arema tersebut. Tak hanya itu, dalam laga yang berujung ricuh dan mengakibatkan tewasnya 132 orang tersebut, Aremania pun disebutkan telah melakukan pemukulan terhadap pemain cadangan Arema dan petugas.

Ihwal Tindakan supporter Arema ini, TGIPF meminta agar kepolisian menyelidiki supporter yang melakukan provokasi itu.

"Polri juga perlu segera menindaklanjuti penyelidikan terhadap suporter yang melakukan provokasi," tulis TGIPF dalam laporannya Jumat (14/10/2022), dalam poin keempat.

Masing dalam rekomendasi tersebut, Polri juga diminta menyelidiki siapa saja suporter yang pertama memasuki lapangan hingga diikuti suporter yang lain. Begitu juga dengan supporter yang melakukan pelemparan flare, perusakan mobil dalam stadion dan pembakaran mobil di luar stadion.

Sementara itu, mengenai penyebab mereka yang tewas dalam insiden kanjuruhan tersebut, Mahfud MD yang juga Menteri Koordinator Politik Hukum dan Ham itu menyebutkan bahwahal itu terjadi karena desak-desakan setelah gas air mata dilontarkan oleh polisi.

"Yang mati, cacat dan kritis dipastikan terjadi karena desak-desakan karena setelah ada gas air mata disemprotkan itu penyebabnya," kata Ketua TGIPF Mahfud MD saat konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2022).

Aep

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Dipecundangi Arab Saudi, Lionel Messi Tertunduk Lesu
Dipaksa Tunduk oleh Equador, Qatar Jadi Tuan Rumah Pertama yang Kalah di Laga Perdana
Penyidik Polda Jatim Cecar Iwan Bule 45 Pertanyaan Selama 5 Jam Terkait Tragedi Kanjuruhan
Liga Dihentikan, Pemain Persitas Tasikmalaya Diistirahatkan
Presiden FIFA Gianni Infantino Disambut Jokowi di Istana Merdeka
Berita Terdahulu

Editorial


    Jadwal Liga


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads


      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Manchester City 22 56
      2. Chelsea 22 43
      3. Liverpool 20 42
      4. West Ham United 21 37
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Madura United 10 23
      2 PSM Makassar 9 21
      3 Bali United 10 21